BI Siapkan Big Data untuk Transaksi E-Commerce

Eko Nordiansyah    •    Senin, 07 Aug 2017 18:33 WIB
e-commerce
BI Siapkan Big Data untuk Transaksi <i>E-Commerce</i>
E-commerce (AFP).

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyiapkan data transaksi dari perusahaan online (e-commerce) dalam Big Data. Melalui data ini diharapkan kegiatan ekonomi dapat tergambarkan dengan lebih akurat demi menunjukkan tren penjualan ritel di masyarakat.

"Ini semua kami gunakan untuk perbaikan kualitas data dan informasi untuk mengambil keputusan," kata Kepala Departemen Statistik BI Yati Kurniati di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin 7 Agustus 2017.

Dirinya menambahkan, bank sentral menggandeng sejumlah perusahaan e-commerce nasional yang ada di Indonesia. Nantinya data yang ada akan diolah menjadi suatu Big Data yang bisa dimanfaatkan untuk pengambilan kebijakan.

"Seperti Tokopedia, Bukalapak, kayak tokoh utama seperti itu, tapi kami masih dalam proses pengumpulan data. Masih butuh upaya ekstra dan itu butuh kemampuan kami untuk peroleh akses data," jelas dia.

BI menargetkan 60 persen dari keseluruhan transaksi e-commerce di Indonesia dapat dikumpulkan dalam Big Data. Selama ini BI baru memiliki informasi transaksi pembayaran dari survei dan laporan pelaku kegiatan ekonomi.

Big Data merupakan sistem penghimpunan dan inventarisasi data yang beragam dan kompleks. Analisa dari informasi yang terekam di Big Data BI menjadi salah satu rujukan pengambilan keputusan oleh bank sentral.

Ke depannya, Big Data akan memuat Indikator Ketenagakerjaan, Indikator Pasar Properti, Prioritasiasi Risiko Sistemik, Aliran Dana Asing di Pasar SBN, Identifikasi Pelaku Sistem Pembayaran, Indikator Pasokan dan Permintaan Pembiayaan.


(SAW)