Kepala Bappenas Prediksi Data BPS tak Laku di Masa Depan

Desi Angriani    •    Rabu, 09 Aug 2017 22:34 WIB
bps
Kepala Bappenas Prediksi Data BPS tak Laku di Masa Depan
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memprediksi data yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) tak akan laku di masa depan. Data konvensional tersebut akan digantikan oleh data non konvesional atau Big Data e-commerce.

"Data digital e-commerce bisa jadi data mainstream dan data konvensional seperti publikasi statistik. BPS udah enggak ada yang lihat," kata Bambang dalam seminar nasional big data di Function Room Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Bambang menjelaskan, setiap kementerian/lembaga dan instansi pemerintah baik di pusat atau daerah akan memanfaatkan platform online dalam membuat kebijakan ke depannya. Indonesia, katanya memiliki potensi besar terhadap perkembangan ekonomi digital mengingat pengguna internet di Tanah Air terus mengalami peningkatan

"Dan data ini akan dinilai valid untuk membuat perencanaan dari tingkat nasional, daerah dan perusahaan," imbuh mantan Menkeu ini.

Berdasarkan data dari asosiasi penyelenggara jasa internet, penetrasi internet tahun 2016 menjangkau 51,8 persen penduduk Indonesia. Angka tersebut meningkat pesat dari tahun 2014 yang hanya 34,9 persen.

"Ini lebih tinggi daripada penetrasi perbankan. Jadi internet lebih penting dari masyarakat daripada punya rekening bank," tutur dia.

Kemudahan akses informasi lewat internet ini didukung oleh perkembangan telepon seluler. Melalui smartphone setiap orang dapat melakukan transaksi jual beli online tanpa dibatasi ruang dan waktu.
 
"Dan 70 persen pemanfaatan internet ini dari yang tadi dilakukan secara mobile, 47,6 persen pengguna bahkan mengandalkan smartphone sebagai gawai atau instrument utama mereka dalam mengakses internet," tandasnya.


(SAW)