Pelaku Usaha Apresiasi Mogok Pekerja JICT Berakhir

Husen Miftahudin    •    Rabu, 09 Aug 2017 16:52 WIB
ka-jict
Pelaku Usaha Apresiasi Mogok Pekerja JICT Berakhir
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi semua pihak yang berhasil menghentikan mogok kerja Serikat Pekerja JICT (SP JICT). Berakhirnya mogok kerja mampu menjaga stabilitas ekonomi.

"Sangat penting untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi dari sektor logistik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Saran dan harapan Kadin tentu mogok kerja tidak boleh terjadi kembali di kemudian hari," kata Ketua Kadin bidang Logistik dan Supply Chain, Rico Rustombi dalam keterangannya, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA), Carmelita Hartoto menjelaskan, berakhirnya mogok kerja karyawan JICT membuat kegiatan di Pelabuhan Tanjung Priok kembali berjalan normal. Kondisi yang kondusif tersebut membuat pengusaha tenang.

"Kami mengapresiasi langkah antisipatif stakeholder pelabuhan, baik Kemenhub, JICT, Pelindo II dan aparat keamanan untuk mengalihkan sementara aktivitas bongkar muat ke terminal lainnya.  Sehingga tidak terjadi stagnasi arus barang ekspor impor," tutur Carmelita.

Sementara itu, Riza Erivan, Wakil Direktur Utama PT JICT menyatakan semua pelayanan kepada pelanggan JICT tetap berjalan lancar dan optimal. Dukungan dari para pemangku kepentingan dan pekerja yang tidak ikut mogok menjadikan JICT tetap solid.

PT JICT berharap setelah mogok kerja berhenti, tidak ada lagi kampanye-kampanye yang mengundang kegelisahan para pelanggan JICT dan para pengguna jasa di pelabuhan Tanjung  Priok.

"Sebaiknya seluruh pekerja JICT sudah mulai kembali fokus bekerja membangun JICT untuk lebih maju," tegas Riza.

Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengakhiri mogok kerja setelah lima hari atau lebih awal dari yang direncanakan yakni hingga delapan hari. Mogok kerja digelar pekerja yang tergabung dalam SP JICT sejak 3 Agustus 2017 dan direncanakan hingga 10 Agustus 2017.

Menurut Ketua Umum SP JICT Nova Sofyan Hakim, keputusan diambil setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan ditengarai ada oknum-oknum di eksternal maupun internal yang justru menghendaki mogok berlarut-larut, yang dikhawatirkan berdampak pada ekonomi dan politik nasional.


(AHL)