TEI, Berkah Pengembangan Ekspor Jangka Panjang

Ilham wibowo    •    Jumat, 09 Nov 2018 20:24 WIB
trade expo indonesia
TEI, Berkah Pengembangan Ekspor Jangka Panjang
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Jakarta: Pameran dagang internasional atau Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 disebut membawa berkah tersendiri bagi pengembangan produk ekspor yang berkelanjutan. Para pembeli potensial dari mancanegara bisa melakukan transaksi sekaligus mengunjungi industri produk unggulan di Tanah Air.

"Dalam kurun waktu ini sebagian dari mereka (pembeli mancanegara) masih melakukan pembicaraan transaksi jangka panjang," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam pemaparan hasil penyelenggaraan TEI ke-33 di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat, 9 November 2018.

Acara yang berlangsung lima hari pada 24-28 Oktober 2018 di ICE BSD City, Tangerang, Banten ini sukses menorehkan nilai transaksi fantastis. Dari target semula yang dicanangkan sebesar USD1,5 miliar, hasil yang didapat lima kali lipat lebih tinggi sebesar USD8,49 miliar.

"Produk yang diminati yaitu food process paling besar. Bahkan mereka cukup banyak membeli sebagai sample yang kemudian mereka penetrasi ke pasar, lalu sesudah itu repeat ordernya banyak," ungkap Enggar.

Pasar ekspor produk Indoneia ke negara tradisonal seperti Tiongkok dan Jepang masih mendominasi besaran nilai transaksi. Meski demikian, potensi besar pun tak jalan dari pasar baru di Benua Afrika seperti Aljazair, Maroko, dan Mozambik.

"Chemical product kemudian CPO, produk ikan juga peminatnya besar, lalu produk kertas meskipun baru bagi mereka tapi dari yang existing sekarang kita lead the market di dunia ini," paparnya.

Menurut Enggar, keberlanjutan transaksi ekspor ini membawa angin segar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengharapkan pameran serupa bisa digelar lebih meriah untuk menggaet para pembeli yang lebih besar.

"Dalam upaya kita tingkatkan ekspor perdagangan dan investasi selain buka akses pasar promosi, ini kita harus jalankan dengan baik," tandasnya.

 


(AHL)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

9 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA