Daya Tahan Perbankan Syariah Indonesia Masih Kuat

Angga Bratadharma    •    Kamis, 29 Nov 2018 09:28 WIB
perbankan syariahbsm
Daya Tahan Perbankan Syariah Indonesia Masih Kuat
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Kuningan: Perbankan syariah dinilai memiliki daya tahan kuat dalam menghadapi sejumlah tekanan, terlihat mampu terus tumbuh dari waktu ke waktu. Meski demikian, tetap perlu ada upaya untuk menekan sejumlah persoalan yang salah satunya penguatan struktur permodalan di tengah dinamika perekonomian.

Komisaris Utama Bank Syariah Mandiri Mulya Siregar mengungkapkan secara umum bank syariah di Indonesia dalam keadaan mempunyai daya tahan. Namun, ia menegaskan, kondisi itu tidak memberikan jaminan untuk bank syariah terakselerasi dengan cepat.

"Karena memang ada keterbatasan modal," ungkap Mulya, dalam Media Training Mandiri Syariah, di Kuningan, Jawa Barat, Rabu, 28 November 2018.

Ia menambahkan pertumbuhan bisnis bank syariah yang melaju sangat cepat periode 2010 hingga 2014 pun memberikan efek negatif yakni naiknya kredit macet bermasalah atau Non Performing Finance (NPF). Kondisi itu yang akhirnya hingga sekarang perbankan syariah terus memperbaiki NPF agar menyehatkan postur pembiayaan.

"Saya melihat kesehatan perbankan syariah oke secara umum tapi kemampuan untuk tumbuh memang agak susah. Di 2010-2014 tumbuh pesat tapi menuai NPF. Ibarat main bola sekarang bank syariah bertahan karena memperbaiki NPF dulu," kata Mulya.

Di sisi lain, Mulya berharap, bank syariah di Indonesia bisa memaksimalkan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia. Terkait bank syariah yang kepemilikannya pihak asing, Mulya memandang bank syariah tersebut juga harus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

"Apakah bank syariah domestik atau asing? Bagi saya tentunya kita menginginkan bank syariah yang sehat dan siapapun punya kontribusi bagus untuk ekonomi kita. Tentu harapannya bank syariah domestik. Tapi yang penting adalah bank syariah sehat dan berkontribusi bagi ekonomi Indonesia," pungkasnya.

 


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA