Lomba Aquathlon Promosikan Pariwisata Pulau Tidung

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 13 Apr 2018 14:11 WIB
Masyarakat Ekonomi Syariah
Lomba Aquathlon Promosikan Pariwisata Pulau Tidung
Pulau Tidung (Foto:Dok.MES DKI Jakarta)

Jakarta: Pulau Tidung menjadi pilihan liburan yang indah dan terjangkau karena letaknya tak jauh dari Jakarta. Untuk semakin menggaungkan promosi pariwisata Pulau Tidung, digelar Lomba Aquathlon.

Panitia Lomba Aquathlon 2018 melakukan sejumlah persiapan sesuai arahan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Persiapan dilakukan sejak soft launching di Balai Kota, Kamis, 4 April 2018.

Kegiatan Lomba Aquathlon terdiri dari gabungan antara olahraga renang dan lari. Lomba yang di dalamnya berisi kegiatan amal itu menjadi yang pertama di Pulau Tidung. Sandi berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke pulau Tidung.

"Kegiatan ini akan efektif untuk mempromosikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata di Jakarta. Diharapkan bisa menyedot lebih banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang ke Kepulauan Seribu," ujar Sandi, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat, 13 April 2018.

Lomba  Aquathlon menggabungkan antara kesenangan dengan kegiatan amal sehingga memiliki manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi para peserta, tetapi juga bagi penerima amal yang tidak lain adalah masyarakat sekitar Kepulauan Seribu.

Ketua Panitia Aquathlon, sekaligus wakil sekjen MES DKI Jakarta Sulistio Budi Santoso menyampaikan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta. "Alhamdulillah, mendapat amanah sebagai ketua panitia," ucap Sulistio.

Sementara itu, bendahara panitia Diantri Lapian yang juga Sekjen MES DKI menjelaskan bahwa lomba akan berlangsung pada 5-6 Mei 2018 di Pulau Tidung. 



Rangkaian acara akan dimeriahkan perlombaan antara Sandi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti part 2, dan pencanangan HUT DKI Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.  

"Panitia bergerak cepat dan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, yaitu Pemprov DKI, dalam hal ini SKPD terkait, Pemerintah Kabupaten Kepuauan Seribu, dan pihak swasta yang bertindak selaku sponsor untuk mendukung kegiatan ini. Pembenahan sarana dan prasarana pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil, survei ke lokasi sebanyak empat kali, koordinasi dengan panitia HUT DKI, kerja sama dengan pemuda setempat bersama satpol PP, dan menyelesaikan hal teknis lainnya," kata Diatri.

Di samping itu, menurut Streen Committee Lomba Aquathlon Laja Lapian, lomba ini pesertanya terdiri dari masyarakat umum, terutama para pecinta olahraga lari. "Yang menarik dari lomba ini karena para peserta akan menjalani race renang dari Pulau Tidung Besar ke Pulau Tidung Kecil sejauh 750 meter, dan lari Cross Country sejauh 10 km," kata dia.

Diharapkan Lomba Aquathlon 2018 dapat mendukung sektor pariwisata DKI Jakarta dengan konsep Eco Sport Tourism sebagaimana sektor pariwisata DKI terus menunjukkan angka pertumbuhan yang baik, dan berpotensi berkembang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan ekonomi dan keuangan global. 

Hal ini tidak terlepas dari peran serta pemerintah, penggiat pariwisata, dan organisasi lainnya dalam melakukan promosi, sosialisasi, dan edukasi secara berkesinambungan kepada masyarakat domestik maupun internasional.


(ROS)