Dirjen Pajak: Google tak Bisa Seenaknya Pakai Hitungan Sendiri

Suci Sedya Utami    •    Senin, 17 Apr 2017 08:05 WIB
sengketa pajak google
Dirjen Pajak: Google tak Bisa Seenaknya Pakai Hitungan Sendiri
Ilustrasi. (FOTO : AFP).

Metrotvnews.com, Belitung: Permasalahan pajak Google Asia Pacific Pte Ltd hampir mencapai titik temu. Meskipun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah bilang kewajiban pajak Google akan dirampungkan pada bulan ini.

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadu mengatakan, pihaknya telah memberikan formulasi perhitungan berdasarkan surat pemberitahuan hasil pemeriksaan (SPHP) di samping Google juga memiliki hitungan sendiri meski tak diketahui formatnya.

Namun, tutur Ken, perusahaan teknologi raksasa itu tak bisa menyetorkan besaran pajaknya hanya dengan perhitungannya yang dilakukan oleh internal Google

"Mereka juga harus tunduk juga dengan aturan pajak di Indonesia, enggak bisa hitung seenaknya," kata Ken dalam pelatihan media di Belitung, Minggu 16 April 2017.

Sementara itu, sejak proses settlement atau penyelesaian dengan negosiasi ditutup akhir tathun lalu, DJP melanjutkan pemeriksaan biasa. Artinya kesempatan DJP memberikan tarif 'damai' bagi Google tak berlaku lagi.

Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta Khusus DJP, Muhammad Haniv mengatakan, perlakuan akan kembali normal dan Google bakal dikenakan denda 150 persen dari pokok pajaknya, yang mana denda plus pokok pajak untuk 2015 saja diperkirakan Rp5 triliun. DJP juga berencana akan bertemu dengan pihak Google pada hari ini. 


(SAW)