BRI dan BNI Kompak Tolak Praktik Gesek Ganda saat Bertransaksi

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 06 Sep 2017 18:55 WIB
penggesekan ganda kartu
BRI dan BNI Kompak Tolak Praktik Gesek Ganda saat Bertransaksi
Kartu kredit ANTARA Rosa Panggabean..j

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Ranyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kompak menolak praktik gesek ganda (double swipe) saat transaksi pembayaran dengan kartu kredit atau debit. Apalagi Bank Indonesia (BI) telah meralang penggesekan di mesin electronic data capture (EDC) dan mesin kasir.

Direktur Utama BRI Suprajarto mengatakan, nasabah bisa melaporkan jika mendapati kartunya digesek dua kali. Bahkan mereka bisa meminta bank untuk menindak tegas para merchant yang masih melakukan penggesekan ganda ketika bertransaksi.

"Tidak ada di kita (gesek ganda), sekali saja. Boleh (nasabah lapor), harus. Itu kan hak nasabah kalau merasa tidak secure. Bisa lapor ke bank," kata dia di ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 6 September 2017.

Senada dengan itu, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni telah memberikan larangan kepada merchant yang melakukan penggesekan ganda. Bahkan BNI sudah menyiapkan alternatif atas praktik gesek pada mesin kasir. 

"Kita melarang merchant yang bekerja sama dengan kita melakukan itu (gesek ganda). Kita sudah menyiapkan beberapa outlet dengan integrated cash register (ICR). Jadi, langsung connected," kata Baiquni.

Sekadar diketahui, ICR merupakan sistem integrasi antara mesin kasir dengan mesin EDC. Dengan demikian, kasir hanya perlu menggesek kartu pembayaran nasabah pada mesin EDC dan tidak perlu menggeseknya di mesin kasir dengan alasan apapun.

Sementara BI menegaskan praktik gesek ganda menyalahi aturan dalam melakukan transaksi nontunai. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan BI (PBI) Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. 

BI mengimbau apabila masyarakat mengetahui atau mengalami praktik penggesekan ganda, masyarakat dapat melaporkan ke Bank Indonesia Contact Center (BICARA) 131, dengan menyebutkan nama pedagang dan nama bank pengelola yang dapat dilihat di stiker mesin EDC.


(SAW)