BI Ingin Big Data Dimanfaatkan untuk Kepentingan Publik

Eko Nordiansyah    •    Senin, 07 Aug 2017 19:25 WIB
bank indonesia
BI Ingin Big Data Dimanfaatkan untuk Kepentingan Publik
BI.MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) tengah menyiapkan Big Data yang berisi tentang data di mana ukuran, keragaman dan kompleksitasnya membutuhkan teknik dan algoritma analitik tertentu untuk mengelola, mengambil manfaat dan pengetahuan yang tersembunyi di dalamnya.

Kepala Eksekutif Departemen Statistik BI Yati Kurniati mengatakan, pemanfaatan big data dilakukan pada market & investor behavior, network analysis, data lag dan public perception. Adapun sumber primary datanya berasal dari laporan bank dan non bank, serta survey.

"Sedangkan secondary data berasal dari eksternal seperti data administratif, berita dan sosial media, fintech dan ecommerce, portal online, internet search data, satelit images dan mobile location," ujarnya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin 7 Agustus 2017.

Dirinya menambahkan, pemanfaatan Big Data juga sejalan dengan transformasi BI pada 2024 yang salah satu temanya adalah mendorong BI untuk memanfaatkan teknologi dan pendekatan mutakhir untuk mencapai visi dan misinya.

"Big data diharapkan dapat memperkuat proses pengambilan keputusan di sektor moneter, stabilitas sistem keuangan dan sistem pembayaran-peredaran uang Rupiah (SP-PUR) melalui peningkatan kualitas data dan analisis," jelas dia.

Saat ini sudah ada beberapa pilot project BI yang dilakukan dengan memanfaatkan big data. Misalnya proksi indikator ketenagakerjaan, proksi indikator pasar properti, prioritisasi risiko sistemik, mapping prilaku dan proyeksi aliran dana asing di pasar SBN.

"Dengan begitu kita bisa mentracking bagaimana perkembangan yang terjadi. Misalnya pada pasar properti, kami bisa lihat gimana perkembangan pasar sekunder properti, lokasi mana di Jakarta yang tumbuh tinggi, dan kota mana di Jawa yang tumbuh tinggi," pungkasnya.


(SAW)