Peningkatan Nilai Ekspor Indonesia Belum Sesuai Harapan

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 14 Feb 2018 20:33 WIB
target eksporekspor-impor
Peningkatan Nilai Ekspor Indonesia Belum Sesuai Harapan
Ilustrasi: ANTARA FOTO/Andika Wahyu

Jakarta: Sebanyak 134 kepala perwakilan RI di luar negeri menghadiri rapat kerja di Jakarta. Salah satu fokus utama pertemuan yakni terkait diplomasi ekonomi. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menjadi pembicara dalam rapat mengenai diplomasi ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Menteri Enggar mengatakan, Commodity boom yang Indonesia nikmati pada periode sekitar 2010-2012 sudah usai. "Harga komoditi ekspor berbasis sumber daya alam (SDA) yang selama ini menjadi komoditi unggulan Indonesia turun drastis dalam beberapa tahun terakhir," ujar Enggar, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Rabu, 14 Februari 2018.

Enggar mengatakan, total nilai ekspor Indonesia memang mengalami peningkatan, namun masih belum sesuai harapan. Pada 2017, total nilai ekspor Indonesia beraada di angka USD168,7 miliar atau sekitar Rp2.298,7 triliun.

Angka tersebut lebih kecil dari Malaysia yang meraih total angka USD211,9 miliar, Thailand USD233,5 miliar, dan Vietnam USD214 miliar. Alasan lain di balik menurunnya kinerja tersebut adalah tertinggalnnya Indonesia dalam penyelesaian perjanjian perdagangan bebas dengan para mitra dagang.

"Dalam tujuh tahun terakhir, kita baru berhasil menyelesaikan satu perjanjian perdagangan bebas, salah satunya dengan Chile. Ini sangat mempengaruhi performa ekspor kita. Dan saat ini ada sekitar 10 negosiasi perjanjian perdagangan bebas yang belum selesai," lanjut Enggar.

Politisi Partai NasDem ini menuturkan strategi yang akan dijalankan untuk mendorong ekspor Indonesia ada dua aspek, yaitu perluasan pasar tujuan ekspor dan percepatan penyelesaian perundingan perjanjian perdagangan bebas.

Dia melanjutkan, akan menargetkan Indonesia menjadi trade hub untuk kawasan Asia Tenggara pada 2020. "Kita semua harus bekerja keras merealisasikannya," tutupnya.

Dalam pidato pembukaan rapat kerja kepala perwakilan RI, Presiden Joko Widodo mengatakan pada para duta besar, Indonesia harus meningkatkan lagi nilai ekspornya. Presiden memerintahkan para duta besar untuk lebih giat dalam meningkatkan angka ekspor Indonesia agar tidak kalah lagi dari Thailand dan Vietnam.


(AGA)


Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

16 hours Ago

Mereka mengapresiasi inovasi dan community based¬†yang sukses terbentuk di Tukad Bindu, ya…

BERITA LAINNYA