Produksi Jagung Meningkat, Pendapatan Masyarakat Gorontalo Naik

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 14 Feb 2018 15:21 WIB
berita kementan
Produksi Jagung Meningkat, Pendapatan Masyarakat Gorontalo Naik
Mentan Amran Sulaiman menghadiri launching ekspor jagung di Gorontalo. Foto: Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Gorontalo: Produksi komoditas jagung di Provinsi Gorontalo meningkat. Hal itu tentu berdampak pada perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai meninjau panen dan ekspor jagung di Provinsi Gorontalo. Amran menyebut, peningkatan produksi jagung mampu menaikan pendapatan masyarakat hingga Rp4 triliun.

"Produksinya (jagung) meningkat, mencapai 1,5 juta ton. Berarti pendapatan naik Rp4 triliun. Ini baru jagung, belum komoditas lainnya," kata Amran di Pelabuhan Kota Gorontalo, Rabu, 14 Februari 2018.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, produksi jagung pada 2017 di Bumi Serambi Madinah itu mencapai 1,5 juta ton. Meningkat 70,31 persen dari tahun sebelumnya sebesar 911.350 ton.

Dengan peningkatan yang cukup besar tersebut, Amran meyakini bahwa produksi pertanian di Provinsi Gorontalo atau Indonesia pada umumnya bisa lebih dimaksimalkan. Sehingga, misi mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia berhasil.

"Ini baru satu provinsi, kalau kita bergerak bersama-sama, kita bisa realisasikan bersama-sama," ujar Amran.

Amran berkomitmen terus bekerja keras untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian. Kementerian Pertanian, kata Amran, telah menyiapkan berbagai bantuan untuk sektor pertanian.

"Tahun ini kita siapkan bibit jagung untuk 3 juta hektare lebih, padi juga, kedelai juga. Itu semua gratis. Kalau petani untung, pasti dia tanam," terang Amran.


(TRK)

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

7 hours Ago

Perlambatan ekonomi Turki sebagai akibat terjerembapnya lira, mata uang mereka, hingga lebih da…

BERITA LAINNYA