Akhir Pekan, Emas Antam Menguat ke Rp645 Ribu/Gram

Angga Bratadharma    •    Jumat, 05 Jan 2018 10:03 WIB
harga emas
Akhir Pekan, Emas Antam Menguat ke Rp645 Ribu/Gram
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Jumat terpantau menguat sebesar Rp3.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp642 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp645 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp565 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Jumat, 5 Januari 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp608,9 ribu per gram atau setara dengan Rp6,089 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp603,3 ribu per gram atau setara dengan Rp15,08 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp600,3 ribu per gram atau setara dengan Rp30,01 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp598,58 ribu per gram atau setara dengan Rp59,85 juta.



Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp596,2 ribu per gram atau setara dengan Rp298,13 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), meningkatkan keuntungannya menjadi sepersepuluh sesi berturut-turut. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD3,1 atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada USD1.321,60 per ons, rekor tertinggi sejak September lalu.

Sementara itu, emas berjangka mengatasi kelemahan sebelumnya, yang mendorong kenaikan harga beli dan pada gilirannya mendorong kenaikan harga. Adapun harga emas biasanya akan mendapatkan efek ketika dolar Amerika Serikat (USD) melemah atau menguat.

 


(ABD)