Menkeu Kaji Penurunan PPh UMKM

Suci Sedya Utami    •    Minggu, 27 Nov 2016 21:28 WIB
umkm
Menkeu Kaji Penurunan PPh UMKM
Menkeu Sri Mulyani. ANTARA FOTO / Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengkaji permintaan Presiden Jokowi untuk menurunkan pajak penghasilan (PPh) final yang diperuntukkan bagi UMKM dengan omset Rp4,8 miliar. Presiden minta tarif PPh UMKM diturunkan dari satu persen menjadi 0,5 persen.

"Presiden menyampaikan sesuatu, kami menerima instruksi itu dan melakukan berbagai macam persiapan," kata Ani saat pelatihan media keuangan, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 26 November.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, dalam melihat arahan tersebut, pihaknya menganggap Presiden Jokowi ingin memberikan kemudahan terhadap pelaku UMKM dengan melonggarkan tarif pajaknya.

Di sisi lain, dirinya pun akan memperbaiki pelayanan Ditjen Pajak kepada masyarakat tak terkecuali ke pelaku UMKM sehingga timbul rasa saling percaya antarsatu sama lain.

"Sedapat mungkin kami perbaiki, kami permudah agar dalam berinteraksi dengan DJP enggak perlu khawatir, enggak susah (bayar pajak)," tutur dia.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengatakan, pajak untuk UMKM diatur dalam PP Nomor 46 tahun 2014. Para pengusaha dengan penghasilan di bawah Rp4,8 miliar membayar pajak satu persen.

"Nah tadi masukan teman-teman jangan satu persen itu memberatkan. Kalau bisa 0,5 persen atau 0,25 persen," ungkap Puspayoga.

Mendengar permintaan itu, Presiden Jokowi langsung menghubungi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan untuk membicarakan hal ini. Jokowi pun meminta aturan lama diubah sesuai dengan permintaan pengusaha.

"Minggu depan mudah-mudahan bisa peraturan itu diubah sehingga pajak final itu tidak satu persen lagi untuk UKM, karena itu memberatkan UKM," pungkas dia.


(SAW)