Jumlah Transaksi Uang Elektronik di Mei Capai Rp3,53 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 05 Jul 2018 16:04 WIB
Jumlah Transaksi Uang Elektronik di Mei Capai Rp3,53 Triliun
Illustrasi (ANT/Yulius Satria Wijaya).

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menilai tren untuk masyarakat bertransaksi dengan menggunakan uang elektronik semakin meningkat. Hal ini bisa dilihat dari peningkatan transaksi dengan uang elektronik baik secara volume maupun nominalnya.

Dilansir dari data bank sentral, Kamis 5 Juli 2018, volume uang elektronik hingga akhir Mei 2018 mencapai 222,9 juta transaksi. Sedangkan secara nominal pada akhir Mei 2018, transaksi uang elektronik masyarakat telah mencapai Rp3,53 triliun.

Dibandingkan bulan sebelumnya, volume transaksi uang elektronik naik 9,2 persen dan secara nominal meningkat 5,3 persen. Sementara dibandingkan Mei tahun lalu, volume dan nominal transaksi uang elektronik naik masing-masing 267 persen dan 302 persen.

Terdapat 118,6 juta uang elektronik yang beredar di masyarakat sampai dengan Mei 2018. Jumlah ini meningkat 4,21 persen dari bulan sebelumnya dan meningkat 97,3 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 60,1 juta uang elektronik.

Selain itu, jumlah mesin pembaca uang elektronik sampai dengan Mei 2018 sebanyak 791 ribu mesin. Dibandingkan April 2018, jumlahnya meningkat 6,7 dari 752,6 ribu mesin dan naik 94,3 persen dibandingkan Mei 2017 sebanyak 417 ribu mesin.

Hingga saat ini, tercatat 28 penerbit uang elektronik yang telah terdaftar di BI di antaranya perbankan seperti BCA, Bank Mandiri, dan BNI. Tak hanya bank, ada pula perusahaan jasa komunikasi, jasa penyedia transportasi online, hingga financial technology (fintech).

 
(SAW)