Bulog Tetap Lakukan Gerakan Stabilisasi Harga

   •    Sabtu, 09 Jun 2018 13:02 WIB
stok berasbulog
Bulog Tetap Lakukan Gerakan Stabilisasi Harga
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Solo: Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), tetap melakukan Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) meski permintaan dari konsumen rendah. Hal itu terus dilakukan agar harga pangan tidak bergerak liar dan harapannya masyarakat bisa mendapatkan pangan dengan harga terjangkau.

"GSHP yang kami lakukan dari awal April hingga saat ini realisasinya baru sekitar delapan ton. Masih sangat rendah dari perkiraan kami," kata Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta Titov Agus Sabelia, seperti dikutip dari Antara, di Solo, Sabtu, 9 Juni 2018.

Ia mengatakan rendahnya tingkat serapan tersebut karena harga beras di pasaran masih stabil. "Sudah mulai ada serapan beras untuk panen musim tanam II. Jadi harga di pasaran masih stabil. Dengan begitu tingkat serapan beras dari Bulog di pasaran juga rendah," tukasnya.

Selain itu, tambahnya, banyaknya permintaan pembelian paket komoditas pokok dari BUMN, perseorangan, maupun pihak lain juga untuk kemudian disalurkan di pasar murah juga berdampak pada rendahnya pembelian dari masyarakat.

"Sampai saat ini kami sudah mengeluarkan sekitar 25 ribu paket sembako dan nilainya sekitar Rp100 ribu-Rp125 ribu per paket," katanya.

Sebelumnya, pada musim tanam II kali ini angka serapan beras oleh Bulog Subdivre III sekitar 200 kg per hari. Ia mengatakan dengan serapan tersebut artinya saat ini realisasi stok beras yang ada di gudang Bulog Subdivre III Surakarta mencapai sekitar 21.000 ton atau mencukup untuk kebutuhan hingga 5,5 bulan ke depan.

 


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA