Pemerintah Hapus Pajak bagi Industri Pengolahan Berorientasi Ekspor

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 07 Aug 2018 20:21 WIB
ekspor
Pemerintah Hapus Pajak bagi Industri Pengolahan Berorientasi Ekspor
Menkeu Sri Mulyani. MI/Erlangga.

Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (kemenkeu) meniadakan pungutan perpajakan pada industri pengolahan barang bertujuan ekspor. Upaya ini diharapkan bisa menggenjot ekspor Indonesia demi mendorong perekonomian nasional.

"Peniadaan pungutan perpajakan diharapkan menimbulkan multiplier effect," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Gathering Eksportir Indonesia di Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta Timur, Selasa, 7 Agustus 2018.

Dirinya menambahkan, fasilitas fiskal berupa penghapusan pajak ini akan meningkatkan investasi serta ekspor. Selain itu, langkah ini akan mendukung terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, pemerintah juga telah menyediakan berbagai fasilitas lain guna mendorong ekspor di antaranya adalah Kawasan Berikat dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) bagi perusahaan industri, hingga Pusat Logistik Berikat untuk suplai bahan baku kepada perusahaan industri.

"Kami bersinergi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor lndonesia (LPEI) memberikan pembiayaan ekspor nasional dan jasa konsultansi yang berkualitas sebagai solusi terhadap kebutuhan ekspor Indonesia, serta meningkatkan kemampuan pelaku usaha," jelas dia.

Sri Mulyani berharap LPEI tak hanya memberikan bantuan modal bagi para eksportir besar. Lembaga ini diharapkan bisa membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menghasilkan produk berorientasi ekspor yang unggul dan berdaya saing.

"Kami minta juga LPEI tidak hanya fokus pada perusahaan besar yang mapan dan miliki jalur ekspor dan akses modal, tapi saya juga minta LPEI untuk terus meningkatkan ekspor dari UKM dan ini bisa dikombinasikan dengan berbagai program pemerintah lain seperti KUR," jelas dia.


(SAW)