DJP Bidik Kepatuhan Pelaku UMKM dalam Membayar Pajak

Eko Nordiansyah    •    Senin, 17 Oct 2016 14:43 WIB
pajaktax amnesty
DJP Bidik Kepatuhan Pelaku UMKM dalam Membayar Pajak
Dirjen Pajak Kemenkeu Ken Dwijugiasteadi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berupaya meningkatkan kepatuhan membayar pajak para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Adanya program pengampunan pajak atau amnesti pajak diharapkan dapat menjadi cara meningkatkan kepatuhan tersebut.

"Kita targetkan kepatuhannya dulu, nanti jumlah uangnya akan ikuti hasil dari kepatuhannya itu," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kemenkeu Ken Dwijugiasteadi, di Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Baca: Dirjen Pajak Ajak Pelaku UMKM Ikut Amnesti Pajak

Dirinya menambahkan, tak ada perbedaan baik antara yang membayar tebusan dalam jumlah besar maupun jumlah kecil terkait UMKM berpartisipasi dalam program amnesti pajak. Meski UMKM dinilai memiliki potensi tambahan penerimaan yang kecil namun jika jumlahnya banyak maka total uang tebusannya akan menjadi besar.

Baca: Uang Tebusan Tertinggi di Amnesti Pajak Capai Rp1,81 Triliun

Selain itu, Ken melihat jika minat masyarakat dalam mengikuti amnesti pajak begitu besar. Bahkan dari para pekerja informal yang mengikuti amnesti pajak ada yang hanya membayar Rp500 atau hanya Rp1,5 juta.


Dirjen Pajak Kemenkeu Ken Dwijugiasteadi saat melakukan blusukan ke Pasar Tanah Abang, Jakarta (Foto: MTVN/Eko Nordiansyah)

"Minat sangat tinggi, waktu kemarin Bu Menteri konferensi pers ada pengusaha kecil di daerah, ada yang tebusannya hanya Rp500, ada dokter Rp1,5 juta tapi yang penting semua yang informal sama seperti formal. Kalau orang bayar hanya Rp20 ribu kalau itu dilakukan dengan benar maka harus diberikan hak yang sama," jelas dia.

Sekadar diketahui hingga saat ini uang tebusan yang telah masuk dari program amnesti pajak sebesar Rp93,7 triliun. Dari total tersebut, uang tebusan yang telah dibayarkan oleh WP orang pribadi UMKM mencapai Rp3,07 triliun sedangkan dari WP badan UMKM sebesar Rp199 miliar.

 


(ABD)