Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Utamakan Kepentingan Nasional

Dheri Agriesta    •    Selasa, 18 Oct 2016 12:38 WIB
kereta cepat
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Utamakan Kepentingan Nasional
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (FOTO: MTVN/Dheri Agriesta)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan diberikan kepada Jepang. Luhut menegaskan, pemerintah bisa saja menyerahkan proyek ini kepada pihak lain jika tawaran yang diberikan Jepang tak sesuai.

"Kita cari alternatif yang murah, kalau Jepang tidak bisa kasih murah kita cari yang lain," kata Luhut di Kantor BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2016).

Luhut menjelaskan, pembangunan kereta cepat Jakarta Surabaya memberikan dampak ekonomi yang besar kepada masyarakat. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan membuat feasibility study dari proyek ini.

Luhut akan bertemu dengan pihak Jepang pada awal November. Ia berharap, dapat memberikan gambaran lebih rinci terkait proyek ini.

Baca: Menko Luhut Ajak Jepang Bangun Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Kerja sama dengan Jepang berdasarkan kesepatakan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Kerja sama dengan Jepang hampir terjalin dalam proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Tapi sayang, niat kerja sama kandas karena pemerintah lebih memilih konsorsium asal Tiongkok yang memberikan biaya lebih murah. Luhut menambahkan, penjajakan kerja sama proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ini membuat hubungan antara Indonesia dan Jepang lebih baik.




Pemerintah, kata dia, memberi peluang besar untuk Jepang. Tapi, Pemerintah akan bersikap tegas dan tak mau didikte oleh asing.

"Kita harus baik kepada semua orang, ini demi kepentingan nasional. Kita beri peluang besar kepada Jepang, kita tidak mau didikte, kita akan lihat angka yang mereka berikan," pungkas Luhut.


(AHL)