Hutama Karya Fokus Kembangkan Tol Trans Sumatera

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 26 Oct 2016 06:11 WIB
jalan tol trans sumatera
Hutama Karya Fokus Kembangkan Tol Trans Sumatera
Proyek pembangunan Tol Trans Sumatera. Antara/Septianda Perdana.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Hutama Karya (Persero) terus berfokus pada pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera. Perseroan telah ditunjuk pemerintah untuk menjalankan penugasan pengusahaan jalan tol tersebut, serta mendapat jaminan dan dukungan fiskal dari pemerintah.

Pembangunan jalan tol sepanjang kurang lebih 2.700 kilometer (km) tersebut sangat penting untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, terutama Pulau Sumatera. Sebab, infrastruktur transportasi adalah urat nadi ekonomi dan pembangunan.

Sesuai rencana, berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Jalan Tol Trans Sumatera terdiri atas 24 ruas jalan tol yang menyusuri pantai Timur Sumatera menghubungkan Bakauheni hingga Aceh, ditambah dengan koridor pendukung yang akan menghubungkan Pantai Timur dan Pantai Barat Pulau Sumatera.

"Dari total 24 ruas yang direncanakan, pemerintah melalui Perpres Nomor 117 Tahun 2015 memprioritaskan 8 ruas selama lima tahun mulai dari  2014 hingga 2019, yang pengerjaannya diserahkan kepada PT. Hutama Karya (Persero)," ungkap Direktur Utama Hutama Karya, ‎I Gusti Ngurah Putra‎ ‎dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/10/2016).

I Gusti Ngurah Putra menguraikan, ruas tol prioritas Trans Sumatera sepanjang 645 km itu meliputi Medan-Binjai sepanjang 17 km, ruas tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 km, Pekanbaru–Dumai sepanjang 131 km, dan ruas tol Bsakauheni–Terbanggi Besar sepanjang 140 km.

Kemudian, ruas tol Terbangi Besar-Pematang Panggang sepanjang100 km, ruas tol Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 85 km, ruas tol Palembang-Tanjung Api-api sepanjang 90 km, dan ruas tol Tebing Tinggi-Kisaran sepanjang 60 km.

Selanjutnya, dia menambahkan, Hutama Karya mendapat tambahan tiga ruas lagi untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Tiga ruas itu adalah ruas Banda Aceh-Medan, Padang-Pekan Baru, serta Tebing Tinggi-Prapat dengan total 770 km. Dengan demikian, Hutama Karya akan membangun sebanyak 11 ruas dengan panjang total 1.415 km.



 


(SAW)