Komisi IV Soroti Hambatan Stok Pangan

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 25 May 2016 22:25 WIB
dpr ads
Komisi IV Soroti Hambatan Stok Pangan
Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi IV DPR menilai wajar kerja keras Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produksi guna memastikan stok pangan aman dan harga stabil menjelang Ramadan. Namun, fakta di lapangan berkata sebaliknya.

Hal tersebut diucapkan oleh Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron usai melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Forum Tani Indonesia (Fortani) di Kompleks Parlemen, Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5/2016).

Menurut Herman, jika realita di pasar ternyata stok kurang sehingga menyebabkan harga naik, maka kebijakan impor sudah seharusnya dilakukan.

"Realitanya di pasar juga ada gap (perbedaan). Ada suplai tersumbat dan saya pikir jadi sesuatu yang logis jika Menko Perekonomian ingin segera mengimpor," ujar Herman.

Meskipun begitu, kebijakan impor sebenarnya bukan solusi. Komisi IV ingin mencari solusi, seperti di mana sumber yang menghambat suplai, persoalannya bagaimana, dan jawabannya seperti apa.

"Ini yang kita ingin dahulukan dan kita dapatkan informasi dari masyarkat dan petani. Kemudian, data kurang memadai," kata Herman.

Herman juga menyoroti rantai pasok dari petani ke pasar masih terlalu panjang, sehingga harga yang sampai kepada konsumen tinggi.

Herman meminta kepada Kementan agar mengevaluasi apakah bantuan yang diberikan selama ini memberikan dampak yang baik bagi produksi.

"Ada gap antara apa yang disampaikan Kementan dengan realita. Kami ingin duduk bersama. Kami ingin menata lebih baik sehingga Kementan sukses, pemerintahan sukses, petani sejahtera," tutur Herman.


(ROS)