Masyarakat di Pelosok Papua Harus Diajarkan Ilmu Pertanian

   •    Jumat, 09 Feb 2018 20:52 WIB
pertanian
Masyarakat di Pelosok Papua Harus Diajarkan Ilmu Pertanian
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Saiful)

Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyarankan warga nomaden di pelosok seperti Papua diajarkan bercocok tanam. Hal tersebut untuk mengatasi persoalan gizi buruk dan campak di Papua yang jadi sorotan.

Moeldoko pun sudah mengemukakan saran ini ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia merekomendasikan agar TNI yang dikirim ke Papua bisa mengajarkan bercocok tanam.

"Saya sudah mengusulkan ini ke Pak Presiden. Persoalan utamanya bukan kesehatan, tapi persoalan masyarakat di sana yakni dalam mencari makan itu tidak ada kepastian," kata Moeldoko, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 9 Februari 2018.

Menurut dia, masyarakat di pelosok Papua punya kebiasaan hidup berpindah-pindah dari satu titik ke titik yang lain. Pada kondisi demikian, kontrol kesehatan jadi lebih sulit, termasuk uluran bantuan juga jadi tidak mudah.

"Kita siapkan mereka untuk bertani. Saya menyarankan, perlu dikirim tentara masuk desa untuk menyiapkan sarana dan prasarana pertanian," kata Moeldoko.




Mantan Panglima TNI ini menyatakan, prajurit TNI berkomitmen mendukung usaha membangun ketahanan pangan di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan memberikan bantuan tenaga pembangunan di sektor pertanian. 

"TNI harus dilibatkan dalam kegiatan usaha ketahanan pangan. Prajurit TNI itu tak banyak tugas di daerah operasi, dan kegiatannya hanya latihan saja," ujar Moeldoko. 

Moeldoko mengatakan pula, TNI memiliki banyak prajurit. Potensi ini, ujar dia, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat di bidang pertanian. Dia menambahkan pula bahwa prajurit TNI sudah terbiasa membantu pembangunan.

Contohnya, sebut Moeldoko, TNI sudah berulang kali melakukan kegiatan perbaikan jalan, jembatan, atau infrastruktur lain, dalam keadaan normal maupun saat bencana melanda. 

"Selain itu, prajurit TNI juga membantu merehabilitasi rumah rakyat sebagai bagian dari program Kementerian Perumahan Rakyat. Sektor pertanian juga dibantu sepenuh hati selama ini," pungkas pria yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini.

 


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

4 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA