BNI Bakal Jaga NPL Sektor Komersial di Bawah 3%

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 08 Nov 2017 20:38 WIB
bni
BNI Bakal Jaga NPL Sektor Komersial di Bawah 3%
BNI (ANT/Andika Wahyu).

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI telah menyiapkan beberapa strategi dalam menjaga posisi kredit bermasalah di sektor komersial. Pada akhirnya, tingkat NPL komersial BNI diharapkan bisa berada di bawah tiga persen.

Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahju Setiawan mengatakan, rasio kredit bermasalah di sektor komersial masih cukup tinggi. Bayangkan saja, angkanya masih sebesar tiga persen.

"Sektor yang menyumbang NPL komersial di antaranya adalah perdagangan, restoran dan hotel," ujar Putrama, saat ditemui bincang-bincang santai bersama wartawan di kantor pusat BNI, Jakarta, Rabu 8 November 2017.

Untuk NPL sektor perdagangan, restoran dan hotel, Putrama mengaku, telah mencapai 3,9 persen di kuartal III-2017. Untuk menjaga NPL sektor komersial, manajemen akan menjaga proses pemberian kredit secara terjaga atau prudent. "Kita mengambil langkah konservatif dalam menyalurkan kredit," terang Putrama.

Perusahaan, sambung dia, ke depannya bakal lebih menjaga kualitas kredit baru di sektor ini. Sebab, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut relaksasi untuk restrukturisasi kredit.

Secara keseluruhan kredit, tingkat NPL BNI mencapai 2,8 persen di kuartal III-2017, atau turun dari posisi 3,1 persen di periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan angka NPL 2,8 persen, perseroan mengharapkan posisi NPL bisa lebih baik lagi hingga akhir 2017. Untuk itu, perusahaan bakal melakukan perbaikan di segmen industri maupun nasabah dalam mengucurkan kredit.


(SAW)