Antam Targetkan Pertumbuhan Kinerja Operasional Signifikan di 2018

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 08 Mar 2018 19:22 WIB
antam
Antam Targetkan Pertumbuhan Kinerja Operasional Signifikan di 2018
Antam. (ANT/Yudhi Mahatma).

Jakarta: PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menargetkan produksi dan penjualan feronikel, emas, bijih nikel, dan bijih bauksit di 2018 meningkat. Untuk feronikel, Antam menargetkan volume produksi di 2018 sebesar 26 ribu ton nikel dalam feronikel (TNi), meningkat 19 persen dibandingkan dengan capaian produksi unaudited 2017 sebesar 21.762 TNi.

"Target operasi komoditas utama Antam di 2018 lebih tinggi dibandingkan realisasi volume produksi dan penjualan unaudited Antam 2017," kata Direktur Utama Amtam Arie Prabowo Ariotedjo dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 8 Maret 2018.

Ia menjelaskan, peningkatan target ini sejalan dengan strategi Antam untuk meningkatkan utilisasi operasi pabrik feronikel pomalaa secara bertahap hingga mencapai kapasitas terpasang sebesar 27 ribu TNi.

Untuk komoditas emas, Antam menargetkan produksi sebesar 2.201 kg dari tambang emas Pongkor dan Cibaliung dengan tingkat penjualan emas mencapai 24 ribu kg atau naik sekitar 81 persen dibandingkan capaian penjualan emas unaudited 2017 sebesar 13.202 kg.

"Lonjakan tajam ini seiring dengan ekspektasi peningkatan jangkauan pemasaran produk Logam Mulia Antam baik di pasar domestik maupun ekspor," imbuh dia.

Antam merupakan satu-satunya gold refinery di Indonesia yang memiliki sertifikat London Bullion Market Association (LBMA) yang menjamin kepastian berat dan kemurnian produk emas Logam Mulia Antam sehingga dapat diperdagangkan secara internasional.

"Melalui ekspektasi peningkatan kinerja operasi ini serta fokus untuk menjaga level biaya tunai produksi tetap rendah, kami berkomitmen untuk terus memberikan imbal hasil yang baik bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan," tutup dia.


(SAW)