Kementan Bantu Bibit Ayam Petelur ke Peternak di Sulawesi Tenggara

   •    Minggu, 27 Aug 2017 12:57 WIB
telur ayam
  Kementan Bantu Bibit Ayam Petelur ke Peternak di Sulawesi Tenggara
Bibit Ayam (ANT/Septianda Perdana).

Metrotvnews.com, Kendari: Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia memberi bantuan bibit ayam petelur yang diambil dari Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sumbaya, khususnya kepada kelompok peternak di wilayah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Kepala Seksi Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas 2 Kendari, Agus Karyono menjelaskan, untuk menyukseskan program Kementerian Pertanian tersebut, pihaknya ikut terlibat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan di bandara Haluoleo dan pengawalan pendistribusian hingga ke tangan peternak.

"Tujuannya adalah untuk memastikan bibit ternak (DOC) tersebut sehat, kemudian kita lakukan pengawalan ke lokasi ke kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan. Dan dipastikan bibit itu tidak membawa penyakit," ujar Agus dikutip dari Antara, Minggu 27 Agustus 2017. 

Ia mengatakan, jumlah bantuan bibit ternak ayam Arab tersebut sebanyak 10.000 ekor ayam jenis petelur yang sudah tiba beberapa hari melalui Bandara Haluoleo Kendari secara bertahap. Dan tahap pertama bibit ayam tersebut sudah tiba sejak 12-18 Agustus sebanyak 4.000 ekor.

Sementara untuk tahap kedua, lanjut Agus Karyono dijadwalkan akan tiba lagi pada 26-31 Agustus sebanyak 6.000 ekor. Ayam Arab ini tiba dalam bentuk bibit/DOC yang dikemas dalam kardus khusus.

"Meski disebut ayam Arab, namun ayam ini bukan berasal dari Arab, tetapi berasal dari Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)," ujarnya.

Agus Karyono menambahkan, sebelum didistribuskan, ayam-ayam tersebut telah melalui serangkaian pemeriksanaan kesehatan oleh dokter hewan. Mulai dari pemeriksaan fisik, pengecekan darah, termasuk mengantisipasi jika membawa virus flu burung. Apalagi ayam-ayam tersebut rencananya akan dikembangan untuk wilayah Timur Indonesia.

Tujuan lain diberikannya bantuan ayam petelur tersebut, untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, karena ayam tersebut memiliki kualitas yang baik serta mampu menghasilkan telur dalam jumlah cukup banyak. 



(SAW)


Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

1 hour Ago

Perang dagang yang kini tengah berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok secara langs…

BERITA LAINNYA