MTF Jaga Rasio Kredit Bermasalah di Level 1,1%

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 11 Aug 2017 08:29 WIB
mandiri tunas finance
MTF Jaga Rasio Kredit Bermasalah di Level 1,1%
Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo (Foto: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Tangerang: Mandiri Tunas Finance (MTF) menargetkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) bisa dijaga di level 1,1 persen di sepanjang 2017 ini. Kondisi NPF dinilai mengalami penurunan dibandingkan dengan NPF sampai dengan akhir tahun lalu.

"Saat ini masih sekira satu persen. Dibanding Desember kita turun malah, dari sekira 1,4 sampai 1,5 persen sekarang cuma 1,1 persen," kata Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo, di GIIAS 2017, ICE BSD City, Tangerang, Kamis 10 Agustus 2017.

Dirinya menambahkan, salah satu faktor yang menyebabkan penurunan NPF adalah kualitas kredit yang dijaga dengan baik. Ketika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengelurkan kebijakan uang muka 20 persen, MTF masih menahan diri dari aturan tersebut.

"Kebijakan yang waktu itu masih 20 persen. Jadi kita masih jaga di situ. Memang kalau industri di tiga persen lebih, sekira 3,4 persen sekian, kita masih bagus. Target kita sampai akhir tahun sekira segitu 1,1 persen lah," jelas dia.

Selain itu, langkah MTF ke depan adalah meningkatkan jumlah pembiayaan untuk semester II-2017. Dengan jumlah penyaluran kredit yang lebih tinggi maka pembagian terhadap risiko kredit bermasalah akan menjadi lebih kecil.

Lebih lanjut, Harjanto menyebut, jika MTF juga menawarkan pembiayaan kepada existing nasabah Bank Mandiri. Pihaknya telah mengundang sekira 6.000 nasabah induk usaha karena dinilai memiliki jejak rekam yang jelas sehingga meminimalisir risiko kredit macet.

Sementara itu demi menyalurkan pembiayaan yang lebih banyak, MTF akan menyerap dana obligasi sekira Rp2 triliun. Sumber pendanaan ini akan melengkapi suntikan dana dari Bank Mandiri selaku induk usaha yang memiliki porsi sekira 70 persen di MTF.


(ABD)