Jokowi Kaji Pengembangan Bandara Baru di Bali

Raiza Andini    •    Jumat, 04 Aug 2017 18:34 WIB
bandara
Jokowi Kaji Pengembangan Bandara Baru di Bali
Presiden Joko Widodo. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Denpasar: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pemerintah provinsi Bali saat ini fokus dalam sektor pariwisata sebagai penyumbang devisa negara yang cukup besar. Dengan demikian, pihaknya ingin memberikan citra baik Pulau Bali dengan membangun sejumlah infastruktur.

Pembangunan bandara di bagian utara Pulau Bali menjadi fokus pemerintah baik pusat maupun provinsi. Pihaknya pun telah bertemu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk membahas hal tersebut.

Jokowi mengatakan bahwa bandara di Bali sudah tidak bisa menampung banyaknya para wisatawan yang datang. Sehingga pada Rabu 2 Agustus 2017 lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk dapat memberikan restu terkait pembangunan bandar udara di Bali bagian utara.

"Kemarin rapat terbatas dengan Gubernur Bali kita ada beberapa pilihan-pilihan misalnya membangun bandara di utara atau kalau bisa memperluas yang sekarang ada runwaynya masih banyak pilihan-pilihan yang akan kita putuskan nanti kalau Gubernur Bali sudah memberikan pilihan-pilihan ini, nah itu baru dilaksanakan," ungkap Jokowi usai menghadiri Rapimnas I Partai Hanura Hotel The Stones, Kuta, Badung, Jumat 4 Agustus 2017.

Tidak hanya itu, Joko Widodo mengatakan bahwa saat ini Bali terkonsentrasi melayani para wisatawan asing sehingga percepatan pembangunan sejumlah fasilitas harus dikembangkan untuk memberikan pelayanan terbaik pada para wisatawan.

"Konsentrasinya tetap masih pada pelayanan para turis," tandasnya.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah memberikan sinyal kepada pemerintah untuk memberikan bandar udara baru di kawasan Buleleng Bali tepatnya di daerah Kubutambahan. Saat ini pemerintah tengah menunggu surat keputusan dan surat izin dari Kementerian Perhubungan untuk menerbitkannya.


(AHL)