BPS Catat Impor Lampung Naik 42,56% di Maret 2018

   •    Selasa, 17 Apr 2018 15:04 WIB
imporbpsekonomi daerah
BPS Catat Impor Lampung Naik 42,56% di Maret 2018
Gedung BPS (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat bahwa nilai impor Provinsi Lampung pada Maret 2018 mencapai USD228,07 juta. Adapun perolehan itu meningkat sebanyak 42,56 persen dibandingkan dengan Februari 2018.

"Nilai impor Maret 2018 tersebut masih lebih rendah USD20,32 juta atau turun 8,18 persen jika dibandingkan dengan Maret 2017," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Lampung Bambang Widjanarko, seperti dikutip dari Antara, di Bandar Lampung, Selasa, 17 April 2018.

Ia mengataka dari lima golongan barang impor utama pada Maret 2018, semuanya mengalami peningkatan, yaitu masing-masing gula dan kembang gula naik. Kemudian, ampas/sisa industri makanan naik 105,38 persen; binatang hidup naik 70,94 persen; dan kopi, teh, rempah-rempah naik 50,55 persen.

Bambang menjelaskan, kontribusi lima golongan barang utama terhadap total impor Provinsi Lampung pada Maret 2018 mencapai 27,60 persen, dengan rincian  gula dan kembang gula 10,59 persen; binatang hidup 5,53 persen; kopi,teh, rempahrempah 4,03 persen; pupuk 3,78 persen; dan ampas/sisa industri makanan 3,69 persen.

Negara pemasok barang impor ke Provinsi Lampung pada Maret 2018 menurut kelompok negara utama berasal dari Uni Emirat Arab sebesar USD63,66 juta; Iran USD45,10 juta; Amerika Serikat USD24,13 juta; Australia USD12,92 juta; dan Tiongkok USD10,22 juta.

"Jika dilihat menurut kelompok negara, impor terbesar berasal dari kelompok negara utama lainnya yang mencapai USD156,02, kemudian diikuti ASEAN USD53,06 juta dan Uni Eropa USD2,84 juta," pungkasnya.

 


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA