GMF Aero Asia Juga Tawarkan Saham ke Investor Strategis

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 11 Sep 2017 21:00 WIB
gmf aeroasia
GMF Aero Asia Juga Tawarkan Saham ke Investor Strategis
Illustrasi. MI/RAMDANI.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk bakal menjalankan IPO di pasar modal Indonesia dengan cara melepas sebanyak-banyaknya 10,89 miliar lembar saham atau 30 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor.

Dari porsi 30 persen yang dilepas, tidak semuanya ditawarkan ke investor lewat IPO. Karena, sebesar 10 persen? bakal? ditawarkan? ke? strategic investor.

"Yang sekarang IPO itu adalah 20 persen itu kepada financial investor. Sisanya 10 persen ke? strategi?c partner. Karena mereka menyatakan ketertarikannya untuk masuk. Tapi ya itu tetap negosiasi," ujar Komisaris Utama GMF Aero Asia Helmi Imam Satriyono di Hotel Four Season, Jakarta, Senin 11 September 2017.

Menurut Helmi, perseroan sudah bertemu dengan beberapa perusahaan asing Maintenance, Repair dan Overhaul (MRO) lainnya yang tertarik membelinya. Tapi, dia masih merahasiakannya. 

"MRO di dunia (yang tertarik). Sudah ada, tapi lihat terms-nya," tukas dia.

GMF Aero Asia melepas saham sebanyak-banyaknya 10,89 miliar lembar saham, atau setara 30 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor GMF setelah IPO.

Harga pelaksanaan IPO anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sebesar Rp390 per saham hingga Rp510 per saham. Artinya, GMF Aero Asia bakal mendapatkan dana segar di kisaran Rp4,24-5,55 triliun.

Untuk merealisasikan aksi IPO, perseroan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas (Mansek), PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT BNI Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisis saham (joint lead underwriters).

Masa penawaran saham GMF akan berlangsung dari 11 September hingga 21 September 2017. GMF pada tahun 2016 lalu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 27,18 persen atau mencapai sebesar USD389 juta. Sementara, laba bersih sebesar USD57,7 juta.



(SAW)