Menko Darmin: Lesunya Ritel tak Berarti Ekonomi Melambat

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 16 Nov 2017 11:48 WIB
ritel
Menko Darmin: Lesunya Ritel tak Berarti Ekonomi Melambat
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: MTVN/Suci Sedya)

Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution tidak menampik perkembangan ekonomi digital memukul industri ritel di Tanah Air.

Namun dirinya menyatakan dengan banyaknya ritel yang tutup bukan berarti ekonomi mengalami perlambatan dari segi pandang konsumsi. Dia meneaskan, ekonomi saat ini sedang menyesuaikan diri pada dinamika perkembangan zaman.

"Jangan dianggap ekonomi melambat, enggak. Ekonomi sedang mengalami dinamikanya, menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi yang ada," kata Darmin usai memberikan sambutan diacara digital Economic Briefing 2017, di Gedung Indosat, Jakarta Pusat, Kamis, 16 November 2017.

Sebenarnya, kata Darmin, ritel yang telah menyesuaikan diri melalui e-commerce tumbuh 30 kali lipat. Kegiatan ini, kata dia diprediksi masih akan tumbuh lebih tinggi lagi dan nantinya akan mengangkat ekonomi.

Sebelumnya, Ketua bidang Ekonomi dan Bisnis Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung mengatakan perkembangan ekonomi digital tentu akan menggerus ekonomi dan bisnis konvensional. Seperti yang saat ini terjadi, banyak toko ritel yang tutup. Namun di sisi lain dirinya merasa tidak gembira apabila dampak dari berkembangnya ekonomi digital malah memakan korban.

"Kita happy kalau digital ekonomi naik, tapi kalau digital ekonomi naik ada korban yang turun, kita enggak happy," kata Ignatius.

Ignatius mengatakan bisnis ritel konvensional harus siap-siap mengadopsi platform digital. Sebab, saat ini pola industri akan berganti, yang mana perkembangan teknologi tak bisa dihindarkan. Hal tersebut tentu akan membuat bisnis konvensional akan tergerus.

Sebab, dia bilang, ekonomi digital atau bisnis e-commerce mampu memotong mata rantai sehingga membuat pengumpul akan lebih sedikit.

 


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

2 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA