Padat Karya Tingkatkan Daya Beli Warga

   •    Kamis, 15 Feb 2018 09:50 WIB
Padat Karya
Padat Karya Tingkatkan Daya Beli Warga
Presiden Joko Widodo. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)

Seram Barat: Program padat karya tunai digulirkan pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat melalui keterlibatan warga setempat dalam program tersebut.

"Kita ingin padat karya tunai ini bisa mendistribusikan anggaran langsung ke desa sehingga tingkat konsumsi atau daya beli masyarakat semakin naik," kata Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan irigasi dan jalan produksi persawahan di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Rabu, 14 Februari 2018.

Pembangunan irigasi di desa itu merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PU-Pera). Proyek tersebut mampu menghasilkan lapangan pekerjaan dengan menyerap sekira 120 warga setempat.

Dengan cara yang sangat produktif ini, lanjut Presiden, pemerintah ingin memperbaiki jalan-jalan produksi dari sawah ke sawah dan irigasi di sawah. "Sehingga banyak manfaat dari program padat karya tunai," ucap Presiden.

Program padat karya tunai yang ditinjau Presiden bersama dengan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono dan Gubernur Maluku Said Assagaff ialah pembangunan jalan produksi sepanjang 1.095 meter, dengan nilai Rp600 juta dan berlangsung selama tiga bulan. Selain itu, pembangunan irigasi kecil sepanjang 3,6 kilometer dengan nilai Rp1,35 miliar dan dikerjakan selama 50 hari.

Sebelumnya, pada pagi harinya Presiden juga meninjau proyek pembangunan yang didanai program padat karya di Kampung Oihu, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau. Di sana, Kementerian PU-Pera membangun jalan lingkungan dan penerangan jalan serta drainase dengan melibatkan 160 warga setempat.

Sementara itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi juga mengerjakan proyek padat karya berupa normalisasi sungai di desa yang sama. Dalam proyek tersebut, 150 warga dilibatkan.

Presiden Joko Widodo menyebut program padat karya ini akan terus dilanjutkan. Hal itu dilakukan selain untuk membuka lapangan kerja di pedesaan, juga agar perputaran uang di masyarakat semakin meningkat. (Media Indonesia)

 


(AHL)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

20 hours Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA