BNI Tidak Tambah Jumlah ATM di 2018

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 08 Nov 2017 21:28 WIB
bni
BNI Tidak Tambah Jumlah ATM di 2018
ATM BNI. ANTARA/Widodo S. Jusuf).

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengaku belum ada rencana dalam menambah jumlah anjungan tunai mandiri (ATM) di 2018.  Karena, bank yang terhimpun dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) telah memiliki ATM bersama dengan nama ATM Merah Putih (Link).

Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahyu Setiawan menyatakan, ketika adanya ATM Link tersebut, maka ATM perusahaan dia semakin terjangkau oleh masing-masing bank BUMN, termasuk BNI.

"Dulu dengan penggunaan ATM sendiri-sendiri ini ada blank spot," ucap Putrama, saat ditemui bincang-bincang santai bersama wartawan di kantor pusat BNI, Jakarta, Rabu 8 November 2017.

Dengan adanya ATM tersebut, lanjut dia, membuat perseroan dapat merelokasi ATM yang berada di satu titik ke tempat lain yang belum terjangkau oleh masyarakat. 

"Ini dengan ATM bersama menambah ATM tidak jadi prioritas. Dengan adanya ATM bersama (Merah Putih) kita bisa relokasi dan jumlah tidak menambah," tutur Putrama.

Sampai saat ini, dia menyebutkan, BNI telah mempunyai 16 ribu ATM yang tersebar di seluruh daerah Indonesia. Tak hanya itu, peruhsahaan pun memiliki 1.714 outlet yang tersebar di 34 provinsi dan 384 kabupaten.

Hingga Juni 2017, jumlah ATM Link sudah mencapai sekitar 15.000 unit ATM. Hingga akhir tahun 2017, Himbara membidik jumlah ATM Link mencapai 30.000 unit. 

Adapun secara keseluruhan, jumlah mesin ATM yang dimiliki Himbara termasuk ATM Link mencapai 61.210 unit. Namun demikian, ada juga mesin-mesin ATM masing-masing bank BUMN yang belum diintegrasikan dalam ATM Link.


(SAW)