Lini Bisnis Syariah Prudential Indonesia Tumbuh 30%

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 06 Jun 2018 09:29 WIB
asuransiasuransi syariahasuransi jiwaasuransi umum
Lini Bisnis Syariah Prudential Indonesia Tumbuh 30%
Corporate Communication and Sharia Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo (kanan) (ANTARA FOTO/Audy Alwi)

Jakarta: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus menggenjot pertumbuhan bisnis unit usaha syariahnya. Hal itu dibuktikan dari perkembangan bisnis prudential syariah yang secara year to date (ytd) atau sejak Januari sampai Mei telah tumbuh sebanyak 30 persen.

Corporate Communication and Sharia Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo mengklaim pertumbuhan lini bisnis asuransi syariah begitu besar. Sepanjang tahun lalu, perolehan premi atau kontribusi bruto dari bisnis asuransi syariah mencapai Rp3,4 triliun dan total aset sebesar Rp9,9 triliun.

"Sampai dengan Mei 2018, bisnis syariah perkembangannya lebih dari 30 persen. Betapa besar pertumbuhannya," ujar Nini, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu, 6 Juni 2018.

Dirinya menjelaskan kunci keberhasilan bisnis asuransi syariah Prudential Indonesia tak lepas dari upaya edukasi dan sosialisasi yang gencar dilakukan hingga saat ini. Apalagi, kata dia, Ramadan ini menjadi momentum yang luar biasa untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk asuransi syariah.

"Kita road show ke kota-kota dengan agen-agen, kita bikin group selling, bikin acara undang nasabah ada pencerahan apa itu asuransi syariah. Kenapa produk syariah dan keunggulannya apa," jelas dia.

Selain nasabah, Prudential juga melakukan edukasi kepada agen-agen asuransi syariah berlisensi sebagai pembekalan dalam melakukan pemasaran. Saat ini ada100 ribu agen yang berlisensi dari sekitar 277 ribu agen sehingga  minat para agen untuk memasarkan produk asuransi syariah juga meningkat.

"Bagi agen itu bisa memiliki lisensi konvensional dan syariah. Tapi bagi agen baru itu banyak yang ambil lisensi syariah. Agen berlisensi syariah naik 70 persen. Kita sosialisasikan luar dalam ke agen kita, ada juga pelatihan lanjutan yang mendalam," pungkasnya.

 


(ABD)