Temui Komisi IV, Pedagang Keluhkan Dugaan Permainan Kartel Bawang Putih

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 10 Apr 2018 21:25 WIB
berita dpr
Temui Komisi IV, Pedagang Keluhkan Dugaan Permainan Kartel Bawang Putih
Ilustrasi: Bawang putih (Foto:Antara/R Rekotomo)

Jakarta: Belasan pedagang yang tergabung dalam Perhimpunan Pedagang Bawang Putih mendatangi Komisi IV DPR, di Gedung Kura-Kura, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 10 April 2018. Kehadiran mereka untuk mengadukan kelangkaan bawang putih yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Perwakilan pedagang bawang putih, Khairul, mengatakan saat ini para pedagang kesulitan mendapatkan stok bawang putih di pasaran. Kalau pun ada jumlahnya sangat sedikit dan mahal.

"Ini sangat memberatkan para pedagang," kata Khairul, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id.

Khairul juga meminta pemerintah mengendalikan penjualan bawang putih yang saat ini stoknya dikendalikan para importir. Kata dia, bawang putih yang beredar saat ini berasal dari Tiongkok.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi menduga ada permainan kartel di balik meroketnya harga harga bawang putih.

Ditambah lagi pasar bawang putih yang bersistem pasar oligopoli membuka celah bagi sekelompok orang untuk memainkan harga dan pasokan bawang putih di pasaran. "Ya, itu pasar oligopoli. Pasar oligopoli pasar yang dikendalikan beberapa orang dalam rangka mengendalikan harga dan pasokan potensi kartelisasi, itu ada," ucap Viva.

Dia meminta pemerintah serius menangani praktik curang yang diduga dilakukan pihak tertentu karena  imbasnya merugikan pedagang.

"Kalau melihat sistem pasar seperti itu, maka tugas dari pemerintah jangan sampai ada kartel. Sebab, itu bertentangan dengan UU," ujar Viva, tegas.


(ROS)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

3 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA