OJK Imbau Industri Keuangan Tenang Hadapi Teror Bom

Desi Angriani    •    Senin, 14 May 2018 17:57 WIB
ojkteror bom
OJK Imbau Industri Keuangan Tenang Hadapi Teror Bom
OJK (MI/RAMDANI).

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau industri keuangan tetap tenang menghadapi serangkaian peristiwa ledakan bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Pasalnya pemerintah beserta kepolisian tengah berupaya menjaga stabilitas keamanan dari sejumlah aksi teror susulan.  

"Kami bersama dalam menyaksikan aparat keamanan menjaga stabilisasi. Oleh karena itu, kami mengimbau semua masyarakat untuk tetap tenang," kata Deputi Komisioner Perbankan I OJK Boedi Armanto ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin, 14 Mei 2018.

Menurutnya belum ada dampak signifikan terhadap pasar keuangan, artinya perekonomian Indonesia masih berjalan normal dan baik. Boedi pun menyampaikan rasa bela sungkawa atas semua rangkaian teror yang memakan korban jiwa termasuk aparat keamanan.

"Atas nama seluruh dewan komisioner dan OJK, kami mengaturkan belasungkawa, atas kejadian aksi terorisme di Surabaya," imbuh dia.

Adapun serangkaian peristiwa ledakam bom dimulai dari kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob. Kerusahan ini menimbulkan korban jiwa dari pihak kepolisian dan narapidana.

Tak lama berselang, bom meledak di tiga gereja Surabaya pada Minggu 13 Mei 2018 hingga menimbulkan 11 korban jiwa dan 44 orang luka-luka. Peristiwa ini kemudian berlanjut dengan ledakan bom di pintu masuk Polrestabes Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin pagi 14 Mei 2018.


(SAW)