Masyarakat Diminta Tetap Tenang Hadapi Gejolak Rupiah

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 06 Sep 2018 19:48 WIB
berita dpr
Masyarakat Diminta Tetap Tenang Hadapi Gejolak Rupiah
Ilustrasi -- Foto: MI/ Susanto

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar semakin terjerambab hingga sempat menyentuh Rp15 ribu per dolar Amerika Serikat. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.

"Turki, Argentina dan Afrika Selatan yang juga mengalami kemerosotan nilai tukar mata uangnya," kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Kamis 6 September 2018.

Politikus Golkar itu mengatakan pemerintah bersama DPR RI dan dunia usaha sedang berusaha mencari solusi terbaik agar gejolak rupiah tidak mengganggu ekonomi nasional.

"Jauhkan dari sikap mengambil kesempatan dalam kesempitan dengan mengambil untung di tengah-tengah kesulitan bangsa," ungkap dia.  

Dia juga meyakini pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebagai otoritas fiskal dan BI sebagai otoritas moneter tengah melancarkan jurus-jurus yang tepat dalam menghadapi pelemahan rupiah.

"Kemudian, adanya kemudahan akses ke institusi keuangan, khususnya perbankan. Kebijakan kredit tanpa jaminan harus di perluas untuk sektor-sektor produktif usaha kecil menengah rakyat," sebut dia.

Selain itu, Bambang meminta adanya perluasan Bantuan Tunai Langsung (BTL) untuk menyangga daya beli rakyat yang tergerus karena menurunnya penerimaan rumah tangga.

"Tak kalah penting, mendorong percepatan proyek-proyek padat karya agar dapat menyerap tenaga kerja di daerah. Terakhir, memberikan insentif atau pengurangan pajak terhadap barang-barang dan produk tertentu agar Indonesia bisa menjadi surga belanja bagi turis-turis mancanegara," pungkasnya.

 


(Des)