Kasus Google Tidak Pengaruhi Minat Investasi Perusahaan Digital di Indonesia

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 20 Sep 2016 14:42 WIB
pajakgoogle
Kasus Google Tidak Pengaruhi Minat Investasi Perusahaan Digital di Indonesia
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan bahwa adanya kasus Google tidak memengaruhi minat investasi dari perusahaan digital di Indonesia. Dari tahun ke tahun, siklus investasi di sektor usaha tersebut menunjukan adanya peningkatan.

Sebelumnya, perusahaan daring Google melakukan perlawanan atas pemeriksaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan mengembalikan Surat Perintah Pemeriksaan (SPP). Padahal setiap perusahaan yang mendapatkan penghasilan dari Indonesia, wajib membayar pajak.

"Saya kira investasi di digital meningkat terus tapi tentunya ada siklusnya. Jadi kemarin mungkin ada sedikit euforia di startup dan digital," ujar Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, di Kantor BKPM, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2016).

Meski dewasa ini banyak investasi yang dilakukan oleh perusahaan digital, namun Thomas mengaku para pelaku usaha harus berhati-hati. Apalagi, menurutnya, peningkatan bisnis digital merupakan sebuah siklus yang bisa meningkat atau menurun.

Untuk itu, setiap pelaku usaha di sektor digital diminta mempersiapkan diri jika suatu saat ada penurunan dari bisnis tersebut. Terutama modal pendanaan (funding) yang harus diperkuat oleh perusahaan-perusahaan digital.

"Kalau saya pribadi mau waspada, hati-hati, karena gelombang investasi seperti ini pasti ada siklusnya. Saya sih mengimbau startup dan pengusaha digital waspada kalau nantinya funding tiba-tiba berkurang, harus ada kesiapan untuk antisipasi itu," pungkasnya.


(ABD)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA