Mendag Nilai Pertumbuhan Usaha Waralaba Jauh lebih Cepat

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 25 Nov 2016 14:14 WIB
pameran waralaba
Mendag Nilai Pertumbuhan Usaha Waralaba Jauh lebih Cepat
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut pertumbuhan usaha waralaba di Indonesia begitu pesat. Bahkan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang memiliki modal terbatas bisa mengembangkan usahanya dengan sistem waralaba.

"Dalam waktu yang singkat pertumbuhannya itu jauh lebih cepat. Daripada dia membuka cabang sendiri," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2016).

Menurutnya usaha waralaba mampu menyerap tenaga kerja yang terbilang banyak. Tentu kondisi itu menjadi penting karena akan memunculkan kemandirian ekonomi di suatu daerah yang telah memiliki jaringan usaha waralaba.

Baca: Kemendag Ancam Cabut Izin Waralaba Gunakan Bahan Kedaluwarsa

"Pertumbuhan waralaba ini menyerap tenaga kerja yang besar dan menyerap produk dalam negeri yang banyak. Ini akan didorong karena dalam kondisi ekonomi global seperti ini maka pasar domestik yang dijaga dari kacamata bisnis kuliner dan jasa," jelas dia.

Data International Franchise Association melansir pada 2014 jumlah waralaba di dunia berjumlah 770.368 waralaba. Sedangkan data WFC Meeting 2013, jumlah waralaba di tiga negara ASEAN yaitu Malaysia, Filipina, dan Singapura telah mencapai angka 2.522 usaha waralaba.

Baca: Asing Dominasi Bisnis Waralaba di Indonesia

Sementara di Indonesia, tercatat sekitar 698 waralaba dengan jumlah gerai sebanyak 24.400 yang terdiri dari 63 persen waralaba dan Business Opportunity (BO) lokal serta 37 persen waralaba asing, dengan omzet mencapai nominal Rp172 triliun.

 


(ABD)