Dana LRT Jabodebek Rp19 Triliun Cair di November

Desi Angriani    •    Selasa, 26 Sep 2017 07:32 WIB
lrtproyek lrt
Dana LRT Jabodebek Rp19 Triliun Cair di November
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menyebut pencairan dana untuk proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) sebesar Rp19 triliun dilakukan pada November mendatang. Sejumlah bank seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, BCA dan CIMB Niaga turut serta dalam pembiayaan tersebut.

"Pencairan dana targetnya November ini. Banknya dari BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI dan CIMB Niaga," ucap Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, di Kantor Kementerian bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin 25 September 2017.

Namun demikian, total pendanaan dari bank pelat merah dan bank swasta tersebut belum final. Hanya saja kesepakatan pembiayaan (financial closing) ditargetkan November. Selain itu, pembangunan jalur LRT menuju Cibubur dan Bogor juga segera dimulai.

"Ini belum final, kalau sudah final kita harap swasta melihat strukturnya bagus dan mereka akan masuk," tambah mantan Menkopolhukam ini.

Proyek LRT Jabodebek dikerjakan oleh PT Adhi Karya Tbk (Persero) sebagai kontraktor dan PT KAI (Persero) sebagai investor sekaligus operator. Dana yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai Rp26,7 triliun yang terdiri atas anggaran negara melalui penyertaan modal negara (PMN) dan kredit perbankan.

Pemerintah menanggung sekitar Rp9 triliun dan sisanya didapatkan dari kredit perbankan dari Bank Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga dan BCA.  Adapun rute LRT Jabodebek meliputi Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, Cawang-Bekasi Timur, Dukuh Atas-Senayan, Cibubur- Bogor, dan Palmerah-Bogor.

 


(ABD)