OJK Jalin Kerja Sama dengan Baznas

Angga Bratadharma    •    Jumat, 21 Apr 2017 11:29 WIB
ojk
OJK Jalin Kerja Sama dengan Baznas
Ketua DK-OJK Muliaman D Hadad (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penandatangan kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Langkah itu guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, yakni dengan cara mendorong pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat secara nontunai melalui Laku Pandai.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) oleh Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman D Hadad dan Ketua Baznas Bambang Soedibyo di Jakarta. Ruang lingkup NK tersebut meliputi peningkatan literasi keuangan kepada pemangku kepentingan di bidang perzakatan nasional.

"Termasuk melingkupi peningkatan inklusi keuangan atas produk dan layanan lembaga jasa keuangan kepada pemangku kepentingan di bidang perzakatan nasional," kata Muliaman, dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Bersamaan dengan penandatanganan NK ini juga ditandatangani NK antara Baznasdengan UNDP sebagai salah satu implementasi dari MoU antara OJK dengan UNDP yang telah ditandatangani pada 30 Agustus 2016 untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sebagai bentuk implementasi dari NK di maksud, dilakukan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait sinergi pengembangan inklusi zakat (zakat inclusion) dengan program literasi dan inklusi keuangan yang sejalan dengan pencapaian SDGs.

Tindak lanjut dari MoU ini adalah dibentuknya pilot project penyaluran zakat secara nontunai melalui agen Laku Pandai di daerah Jambi, NTB dan NTT. UNDP berperan dalam mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam menyalurkan zakat yang diterima untuk kepentingan program sosial di daerah masing-masing.

Zakat inclusion merupakan suatu program yang dirancang guna memasyarakatkan zakat secara luas sehingga kegiatan berzakat dapat lebih mudah diakses atau dilakukan oleh masyarakat.

Acara penandatanganan NK dihadiri juga oleh Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S. Soetiono, Gubernur Jambi Zumi Zola, dan Asistant Secretariat General United Nations/Regional Director United Nations Development Programme Hao Liang Xu, serta Country Director UNDP Indonesia Christophe Bauhet.


(ABD)