Economic Challenges

Harga Telur dan Daging Ayam Boleh Naik Sedikit

   •    Rabu, 17 May 2017 10:59 WIB
kenaikan harga
Harga Telur dan Daging Ayam Boleh Naik Sedikit
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berbincang dengan pedagang saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. (Foto: MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menjamin harga komoditas pangan akan lebih terkontrol menjelang Ramadan hingga Idul Fitri. Kenaikan harga hanya akan terjadi di beberapa jenis barang saja.

"Hanya beberapa komoditas saja, telur, daging ayam. Biarlah ada kenaikan sedikit," kata Enggar, dalam Economic Challenges, Selasa 16 Mei 2017.

Enggar mengatakan pemerintah tidak akan mengintervensi kenaikan harga untuk beberapa jenis barang ini. Dia beralasan, kenaikan harga khusus untuk telur dan daging ayam untuk memberi kesempatan peternak mengompensasi kerugian.

"Kenaikannya hanya sedikit, tidak mungkin terlalu besar karena supplynya berlebih," jelas Enggar.

Tak hanya peternak yang diizinkan untuk menarik sedikit keuntungan dari penjualan telur dan daging ayam, pemerintah juga memberikan jaminan kepada para pedagang bahwa kenaikan harga kedua barang tersebut relatif tidak akan terlalu berubah.

Perubahan harga mungkin akan terjadi ketika stok tertahan, namun hal itu sudah menjadi tidak jadi soal. Sebab dianggap sebagai risiko perdagangan.

"Jadi bukan hanya fisik pasar, tetapi pedagangnya juga. Kita sudah mulai dengan bulog, tetapi kami akan merumuskan Fasilitas kredit usaha rakyat juga. Sehingga mereka lebih ada waktu dan cashlow mereka tidak terganggu," jelasnya.




(MEL)