BUMN Awards 2017

Perusahaan Pelat Merah Diminta Optimalkan Kontribusi bagi Negeri

Desi Angriani    •    Sabtu, 16 Sep 2017 08:59 WIB
bumnkementerian bumn
Perusahaan Pelat Merah Diminta Optimalkan Kontribusi bagi Negeri
Gedung Kementerian BUMN. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyelenggarakan Anugerah BUMN Awards yang keenam kalinya sejak 2012. BUMN Awards ini tidak hanya melibatkan BUMN, tetapi juga anak perusahaan BUMN.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi selaku mantan petinggi BUMN mengatakan, penghargaan yang diselenggarakan BUMN Track dapat dijadikan sebagai indikator mengenai kapasitas BUMN untuk terus memberikan kontribusi optimal bagi negara.

"Saya juga lihat bahwasanya apa yang dilakukan BUMN Track sebagai satu cara profesional ke arah penilaian dan jadi alat seleksi apakah kita sudah cukup baik atau perlu melangkah lebih jauh lagi," ucap Budi dalam sambutannya di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Jumat malam 15 September 2017.

Menurutnya, kompetensi antarperusahaan BUMN semakin membaik meski situasi politik dan ekonomi Indonesia sempat mengalami guncangan. Dia pun meminta perusahaan BUMN untuk terus berkontribusi bagi negeri.

"Saya yakin bukan karena saya jadi menteri, tapi saya lihat banyak talenta luar biasa di BUMN karena pengetahuan baik, integritas teruji dan tertempa dengan challenge luar biasa, baik karena challenge politik, tapi juga karena pertumbuhan bisnis yang sangat menantang," tutur mantan Direktur Utama Angkasa Pura II (AP II) ini.

Adapun kategori yang dilombakan mencakup: BUMN dan Anak Perusahaan dalam Penerapan CGC Terbaik, Pengelolaan SDM Terbaik, Transformasi Terbaik, Strategi Bertumbuh Terbaik, dan Kinerja Keuangan Terbaik.

Proses penjurian Anugerah BUMN Awards 2017 dilakukan melalui tiga tahap. Pertama, proses penyeleksian dokumen yang berlangsung pada 21 Juli-21 Agustus 2017. Bagi peserta yang lolos, wajib mengikuti tes tahap selanjutnya berupa wawancara korporasi yang berlangsung pada 28-30 Agustus 2017. Tahap terakhir berupa wawancara CEO pada 6-8 September 2017.

Pada saat wawancara, penjurian dihadiri oleh 103 BUMN dan anak perusahaan BUMN, 41 di antaranya dihadiri langsung oleh Direktur Utama (Dirut) BUMN dan anak perusahaan BUMN tersebut.

Kategori penghargaan yang diberikan antara lain, BUMN dengan Finansial Terbaik, BUMN dengan Growth StrategyTerbaik, BUMN dengan Tata Kelola Terbaik, BUMN dengan Pengembangan SDM Terbaik, BUMN dengan Transformasi Terbaik, BUMN dengan Inovasi Bisnis Terbaik, BUMN dengan Kolaborasi Terbaik, serta Best of The Best CEO BUMN dan Anak Perusahaan BUMN.

Beberapa BUMN yang mengikuti penjurian di antaranya adalah PT JIEP, PT SMI, PT Bukit Asam, PT KAI, PT Sucofindo, PT Pelindo I, PT Pertamina, PT Krakatau Steel, Bank BTN, PT Angkasa Pura II, dan Perum Bulog. Sementara itu, anak perusahaan BUMN di antaranya PT Pertamina Lubricant, PT Mitra Kerinci, PT Indonesia Power, PT Aero Wisata, PT Telin, PT Infomedia Nusantara, dan PT Phapros.

Untuk meraih predikat terbaik pada setiap kategori, setiap BUMN peserta melalui tahapan seleksi Pengisian Kuesioner, Kajian Kuesioner, dan Wawancara Pendalaman Kuesioner oleh Dewan Juri.

Dewan Juri Anugerah BUMN Awards 2017 diketuai oleh Tanri Abeng, sedangkan anggota dewan juri adalah Muhammad Said Didu, Toto Pranoto, Enny Srihartati, Andi Ilham Said, Bramantyo Djohanputro, Astera Primanto Bhakti, Mas Achmad Daniri, Tulus Abadi, Lenita Tobing, Abdulgani, dan SH Sutarto.


(AHL)