BI: Kartu e-Money Gratis, Saldo Tetap Bayar

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 11 Oct 2017 10:44 WIB
transaksi non tunaiemoney
BI: Kartu e-Money Gratis, Saldo Tetap Bayar
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Lucky)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menegaskan jika kartu uang elektronik (e-money) yang disediakan di gerbang tol tidak akan dikenakan biaya alias gratis. Namun demikian, masyarakat tetap harus membayar karena dalam kartu e-money tersebut akan langsung terisi saldo dalam jumlah tertentu.

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Pungky P. Wibowo mengatakan, sebelumnya BI bersama dengan bank penyedia e-money memberi diskon 50 persen setiap pembelian di gerbang tol. Namun kini semua pihak sepakat untuk tidak membebankan biaya untuk setiap kartu yang dibeli masyarakat.

"Kalau dulu 17 Agustus sampai 31 September diskon 50 persen. Sampai 31 Oktober sekarang diskonnya 100 persen," kata dia kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017.

Dirinya menambahkan, biaya untuk satu kartu e-money sebenarnya adalah Rp20 ribu. Namun untuk mendukung elektronifikasi di jalan tol, bank bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menanggung biaya tersebut dengan masing-masing sebesar Rp10 ribu.

"Kartunya harganya nol. Tapi itu intinya enggak dibagikan ya, itu dijual. Kenapa masyarakat harus beli isi saldonya tersebut di pintu jalan tol? Karena bisa langsung bertransaksi di sana," jelas dia.

Lebih lanjut, berbagai pihak memang terus bersinergi untuk mensukseskan kewajiban nontunai di jalan tol. Bahkan saat ini penetrasi penggunaan e-money untuk transaksi di jalan tol terus meningkat bahkan di Jabodetabek sudah lebih dari 80 persen.

"BUJT diskon tarif di beberapa ruas untuk membantu keinginan masyarakat lewat nontunai. Dan ini menunjukan progres signifikan September 2017 sudah 62 sampai 63 persen, speed up terus (meningkat) kayak yang sekarang 84 sampai 88 persen untuk Jabodetabek," pungkasnya.

 


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA