JK Sebut Perang Dagang Trump Picu Dendam Negara Lain

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 08 Mar 2018 15:56 WIB
pedagang kaki lima (pkl)
JK Sebut Perang Dagang Trump Picu Dendam Negara Lain
Wakil Presiden Jusuf Kalla. ANT/Wahyu Putro A.

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kebijakan protekisonisme di bidang perdagangan yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) bakal memicu dendam negara lain untuk melakukan kebijakan serupa.

Dalam acara Food Security Summit-4, JK sapaan akrabnya mengatakan kebijakan Trump yang berlebihan akan menimbulkan kemungkinan adanya perang dagang di dunia termasuk dalam sektor pertanian.

"Apabila perang dagang yang dibuat oleh Trump menjadi-jadi. Bisa banyak negara lain untuk membalasnya di bidang pertanian," kata JK di JCC Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Februari 2018.

JK bilang, Indonesia pun ikut mengambil sikap terkait kebijakan proteksionisme tersebut. Menurut JK, apabila nantinya salah satu produk pertanian Indonesia yakni CPO  dihalang-halangi untuk masuk ke Negeri Paman Sam itu, maka Indonesia juga akan mengurangi impor kedelai dan terigu dari AS.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan perang dagang adalah hal yang bagus dan mudah dimenangkan. Hal ini diungkapkan Trump setelah rencananya menerapkan tarif impor baja 25 persen dan alumunium 10 persen menimbulkan ancaman dari mitra-mitra dagangnya.

"Ketika sebuah negara (AS) kehilangan miliaran dollar AS dalam perdagangan dengan semua negara yang berbisnis dengannya, maka perang dagang adalah bagus dan mudah dimenangkan," ujar Trump dalam akun Twitter pribadinya.

Trump juga bercuit pada akun Twitter-nya bahwa tujuan yang ingin dicapainya adalah melindungi lapangan kerja di AS dari ekspansi produk-produk murah dari luar negeri. Tema ini kerap digembar-gemborkan Trump pada masa kampanyenya di 2016 silam

 


(SAW)