Harbolnas Bukan Momen Berfoya-foya

   •    Rabu, 12 Dec 2018 16:10 WIB
hari belanja online nasional
Harbolnas Bukan Momen Berfoya-foya
Ilustrasi. (Foto: MI/Arya Manggala)

Jakarta: Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) kerap dimanfaatkan masyarakat untuk membeli barang yang diinginkan dengan harga lebih murah. Namun tak jarang momen ini juga digunakan untuk membelanjakan uang untuk sekadar bersenang-senang.

Perencana Keuangan Muhammad Kharisma mengungkapkan hal penting yang perlu diingat saat menghadapi momen seperti ini adalah kontrol diri. Diskon yang ditawarkan oleh banyak e-commerce memang menarik dan sangat mudah membuat seseorang gelap mata.

"Pola pikirnya kalau ada diskon itu kita hemat padahal kalau misalnya harga barang itu Rp1 juta, kita bukan menghemat Rp500 ribu tetapi mengeluarkan Rp500 ribu," ujarnya melalui sambungan Skype dalam Newsline Metro TV, Rabu, 12 Desember 2018.

Menurut Kharisma, memaknai Harbolnas sebagai euforia tidak masalah yang dibutuhkan hanya daftar barang yang diinginkan untuk kemudian disaring kembali apakah barang tersebut memang kebutuhan atau hanya 'pemuasan nafsu' belanja.

Untuk memastikan pos anggaran tidak jebol dalam menghadapi Harbolnas, Kharisma menyarankan agar bujet disiapkan lebih awal. Misalnya uang yang ingin dihabiskan sejumlah Rp1 juta sampai Rp3 juta. Jumlah tersebut harus sudah tersedia jauh hari.

"Jadi sudah ada duitnya bukan karena ada barang kita suka lalu bingung bayarnya bagaimana. Apalagi e-commerce itu bayarnya kan pakai uang virtual, kartu kredit, kartu debit, dan lain-lain, Ketika ada tagihan, bingung dan ujung-ujungnya bayar minimal," kata dia.

Trik lain, kata Kharisma, adalah dengan membandingkan harga barang e-commerce satu sama lain. Bisa jadi tawaran diskon yang begitu tinggi tidak benar-benar tinggi melainkan ada penaikan harga terlebih dulu kemudian diberikan diskon besar.

"Terakhir bedakan mana barang konsumtif mana yang produktif. Kalau produktif sih relatif tidak masalah tapi kalau konsumtif usahakan bayar lunas, kalau pun ditagihkan kemudian pastikan saat tagihan datang segera bayar lunas," jelasnya.





(MEL)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

6 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA