Jokowi Ajak Dunia Ciptakan Regulasi yang Pas untuk Fintech

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 11 Oct 2018 15:31 WIB
ekonomi digitalfintechIMF-World Bank
Jokowi Ajak Dunia Ciptakan Regulasi yang Pas untuk <i>Fintech</i>
Presiden Jokowi dalam Bali Fintech Agenda. Medcom/Ayu.

Nusa Dua: Presiden Joko Widodo mengajak negara-negara dunia untuk menciptakan regulasi yang pas untuk sektor finansial teknologi (fintech). Aturan yang tepat diharapkan bisa membantu pelaku usaha fintech untuk tumbuh tanpa intervensi yang berlebihan dari pemerintah.

"Regulasi yang ramah dan akuratif ini mencegah intervensi pemerintah yang terlalu berlebihan," kata Jokowi dalam Bali Fintech Agenda, yang merupakan rangkaian Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali, Kamis, 11 Oktober 2018.

Dirinya menambahkan, pemerintah seharusnya bisa memberikan ruang bagi para pencipta fintech yang sangat mengandalkan kemajuan teknologi digital. Terlebih lagi saat ini usaha fintech telah banyak bermunculan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian.

"Memberi para kreator untuk menciptakan tanpa takut akan kewajiban sipil dan hukum apabila eksperimen mereka gagal. Eksperimen meningkat dan memberi dampak pada ekonomi dan fondasi dari internet yang kami gunakan saat ini," jelas dia.

Menurutnya, perkembangan internet dan teknologi digital telah menjalar ke banyak lini kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah perkembangan sistem pembayaran di mana muncul PayPal, ApplePay, hingga AliPay yang mengubah cara hidup jutaan orang di dunia.
 
"Seperti 25 tahun yang lalu, kita tidak boleh terburu-buru untuk regulasi ini, tapi kita harus biarkan mereka tumbuh lebih dulu. Jadi kita harus sikapi gelombang inovasi dengan regulasi yang lembut dan ruangan keamanan untuk inovasi masyarakat," pungkasnya.


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

20 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA