Kemenhub Sudah Temukan Acuan Hukum Atur Ojek Daring

Husen Miftahudin    •    Senin, 07 Jan 2019 18:08 WIB
kemenhubtransportasi berbasis aplikasi
Kemenhub Sudah Temukan Acuan Hukum Atur Ojek Daring
Illustrasi. MI/Ramdani.

Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui baru menemukan regulasi yang tepat untuk mengatur ojek daring (online). Namun aturan tersebut masih terus digodok bersama seluruh pihak yang terlibat.

"Dulu tidak ada (regulasi ojek daring) karena mungkin barangkali dulu begitu. Sekarang kita sudah menemukan acuan hukum yang bisa kita pakai," kata Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin, 7 Januari 2019.

Budi bilang, tak menjadi masalah kerangka regulasi ojek daring baru dibuat. Terpenting, tegasnya, aturan tersebut bisa menampung seluruh aspirasi seluruh pihak. "Seperti kata pepatah, daripada tidak sama sekali kan lebih baik ada," tutur dia.

Untuk menyusun regulasi ojek daring, Budi akan segera bertemu dengan 97 asosiasi. Dari situ, dia meminta asosiasi menunjuk 11 perwakilan untuk ikut bersama dengan pemerintah menyusun kerangka regulasi ojek daring.

"Dari 97 itu, saya akan tunjuk 11 orang perwakilan lagi dari mereka untuk bersama pemerintah dan stakeholder lain menyusun regulasi itu," jelasnya.

Kemudian, Budi juga akan menyelengarakan seminar nasional terkait aturan baru ojek daring tersebut. Seminar itu mengundang ahli transportasi, technology information (IT), hingga pakar ekonomi untuk membahas proses bisnis pada ojek daring.

"Minimal dari seminar atau FGD (forum group discussion) nanti saya akan bisa dapat pemikiran-pemikiran yang mampu menyempurnakan aturan ojek online," sebut Budi.

Regulasi itu nanti berbentuk Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub). Drafnya pun sudah dirumuskan, namun bisa ditambah dan dikurangi sesuai perkembangan aspirasi seluruh pihak dan stakeholder yang terlibat.

Di draf Permenhub ojek daring terbaru itu, jelas Budi, ada tiga poin penting yang dirumuskan. Di antaranya menyangkut tarif, suspend, dan perlindungan keselamatan dan keamanan.

"Tiga hal ini bisa saja berkembang dan saya pasti akan melibatkan asosiasi, aplikator, ahli transportasi, dan ahli ekonomi untuk menyusun ini," tutup Budi.


(SAW)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA