Jelang Natal dan Tahun Baru 2019

Langkah Kementan Jaga Stok dan Stabilisasi Harga

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 05 Dec 2018 14:08 WIB
berita kementan
Langkah Kementan Jaga Stok dan Stabilisasi Harga
Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)

Jakarta: Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan beberapa langkah untuk menjaga stok dan stabilisasi harga pangan jelang Natal 2018 dan tahun baru 2019.

Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi mengatakan, pihaknya fokus mengawasi kondisi stok dan harga pangan di sembilan provinsi, yaitu daerah yang menjadi pusat perayaan Natal 2018 dan malam pergantian tahun baru 2019.

"Khusus tahun ini, kita lebih fokus di daerah. Tidak seluruhnya. Kita fokus pada daerah yang dominan merayakan Natal. Ada sembilan daerah," kata Agung, pada konferensi pers di Ruang Rapat Nusantara 2 Gedung E, Kementan, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Sembilan daerah tersebut adalah Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. "Untuk Bali karena di sana akan menjadi salah satu pusat lokasi perayaan tahun baru, karena hari libur juga," ujarnya.

Selain menetapkan fokus daerah, ada dua langkah utama yang dilakukan BKP Kementan. Pertama, memantau pasokan dan stabilitas harga pangan pokok/strategis, khususnya di pasar utama dan wilayah sentra produksi.

"Kita bekerja sama dengan Satgas Pangan daerah, Dinas Perdagangan di daerah, Bulog tiap daerah. Ini akan kita laksanakan secara bersama-sama," katanya.

Kedua, menyelenggarakan Gelar Pangan Murah (GPM) atau operasi pasar. Dia menyebutkan, operasi akan dilakukan secara selektif jika harga bahan pokok berpotensi mengalami kenaikan.

"Operasi selektif ini, misalkan harga telur sedang naik. Kemudian, daging ayam ternyata juga mengalami kenaikan. Tapi setelah kita pelajari tidak semua (pasar) mengalami kenaikan," ucapnya.

Agung menyebutkan, kenaikan harga pangan, seperti telur dan daging ayam, hanya terjadi di beberapa pasar. Misalnya, Pasar Kosambi dan Gondangdia. Namun, secara nasional harga masih terpantau normal.

"Kalau dilihat secara nasional, masih terlihat ada kecenderungan meningkat. Tentunya kita waspadai, khususnya pada sembilan provinsi tadi. Pasti akan ada permintaan yang meningkat," ujar Agung.


(ROS)

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

35 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA