Ekspor Karet Sumut Masih Tertekan hingga Agustus

   •    Minggu, 18 Sep 2016 14:57 WIB
karet
Ekspor Karet Sumut Masih Tertekan hingga Agustus
Ilustrasi (ANTARA FOTO /Wahdi Septiawan).

Metrotvnews.com, Medan: Volume ekspor karet Sumatera Utara  hingga Agustus 2016 masih tertekan atau turun 6,50 persen dibandingkan periode sama 2015 dengan mencapai 273.883 ton.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia atau Gapkindo Sumut, Edy Irwansyah di Medan, Minggu, mengatakan, periode sama pada 2015, volume ekspor karet Sumut masih bisa mencapai 292.928 ton.

"Penurunan ekspor tetap dampak krisis global yang membuat permintaan berkurang karena kinerja industri terganggu, Penurunan ekspor tahun 2016 sudah terjadi sejak awal tahun," kata dia dikutip dari Antara, Minggu (18/9/2016). 

Kenaikan ekspor hanya terlihat pada dua bulan yakni Februari dan Mei. Menurut dia, penurunan ekspor memang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini sejalan dengan terjadinya krisis global. Bahkan akibat krisis global, harga juga ikut tertekan.

"Akibat volume dan harga ekspor turun, kinerja industri terganggu dan petani juga merugi," kata Edy Irwansyah.

Harga ekspor karet SIR 20 misalnya masih tetap pada kisaran USD1,3 per kg. Kebijakan negara produsen memangkas ekspor juga belum memberi dampak positif yang signifikan terhadap pergerakan harga dan permintaan karet di pasar internasional.

Kepala Badan Pusat Statistik  (BPS) Sumut, Wien Kusdiatmono mengaku penurunan ekspor karet sangat mempengaruhi  ke penerimaan devisa Sumut secara keseluruhan.Hingga Juli, kontribusi karet dan barang dari karet pada devisa Sumut tinggal sekitar 13,17 persen dari total devisa Sumut USD4,160 miliar.



(SAW)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA