Masuk Tahun Politik, Manulife Incar Pertumbuhan Dua Digit

   •    Selasa, 09 Jan 2018 19:07 WIB
manulife aset manajemen indonesia
Masuk Tahun Politik, Manulife Incar Pertumbuhan Dua Digit
Masuk tahun politik, Manulife incar pertumbuhan dua figit. (FOTO: dokumentasi Manulife)

Jakarta: Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) membidik pertumbuhan dua digit tahun ini seiring kondisi pasar asuransi di Indonesia yang masih potensial, meskipun memasuki tahun politik.

"Pertumbuhan dua digit jelas kami incar. Kami sudah lebih dari 30 tahun di Indonesia, sudah melewati banyak masa, jadi tahun politik tidak akan terlalu berpengaruh. Kami optimistis tren penjualan Manulife tidak lesu," ujar Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Jonathan Hekster, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 9 Januari 2018.

Hekster optimistis tahun ini perekonomian Indonesia tetap tumbuh, sehingga penjualan produk asuransi tetap sehat. Hal itulah yang membuat Manulife Indonesia menghadirkan produk MEP pada awal tahun.

Produk itu merupakan produk kolaborasi unit link dan tradisional yang memberikan proteksi sekaligus jaminan investasi pasti. Ia mengaku kinerja Manulife Indonesia terus membaik tiap tahunnya.

Menurut dia, 2017 lalu Manulife Indonesia mencetak pencapaian yang bagus. Namun, ia enggan merinci berapa besar pencapaian yang diraih pada 2017. Pencapaian yang bagus juga diyakini akan terjadi tahun ini.

Sepanjang 2016 lampau, Manulife Indonesia meraih pertumbuhan bisnis konsolidasi yang kuat. Pertumbuhan premi bisnis baru meningkat 29 persen menjadi Rp3,7 triliun dari sebelumnya Rp2,9 triliun. Penjualan produk investasi naik 20 persen menjadi Rp1,9 triliun dari semula Rp1,6 triliun, sedangkan penjualan produk asuransi melonjak 39 persen menjadi Rp1,8 triliun dari tahun sebelumnya Rp1,3 triliun.

Potensi pasar di Indonesia sangat besar, hal itu terlihat dari masih rendahnya penetrasi asuransi di Tanah Air. Hal itu menjadi peluang bagi industri asuransi untuk terus bertumbuh. Sejak hadir di Indonesia pada 1985, Manulife Indonesia terus bertumbuh.

Manulife Indonesia merupakan bagian dari Manulife Financial Corporation, grup penyedia layanan keuangan dari Kanada yang beroperasi di Asia, Kanada, dan Amerika Serikat. Saat ini, Manulife Indonesia diperkuat lebih dari 9.000 karyawan dan agen profesional yang tersebar di 23 kantor pemasaran untuk melayani sekitar 2,3 juta nasabah di Indonesia.

Para tenaga pemasar itu menawarkan beragam layanan keuangan termasuk asuransi jiwa, asuransi kecelakaan dan kesehatan, layanan investasi dan dana pensiun kepada nasabah individu maupun pelaku usaha di Indonesia.

Hekster menjelaskan, MEP adalah produk reguler unit link yang dihadirkan untuk membantu para orangtua mempersiapkan dana pendidikan bagi anak mereka. Produk itu didistribusikan melalui jalur keagenan.

"MEP menjadi solusi terbaru untuk membantu keluarga Indonesia merencanakan tujuan finansial dengan lebih matang. Manfaat utama adalah ketersediaan dana pendidikan di setiap jenjang. Mulai dari sekolah dasar hingga jenjang universitas," tutur dia.

MEP memberi kepastian dana pendidikan saat anak berusia 18 tahun atau saat akan kuliah. Produk itu memberi manfaat edukasi hingga 170 persen dari target dana pendidikan. Nasabah dapat memilih opsi pembayaran premi 5 tahun atau 10 tahun.

Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie menambahkan akhir-akhir ini semakin banyak universitas yang bisa dipilih orangtua untuk anak-anak mereka. Banyaknya pilihan akan mempengaruhi besaran biaya pendidikan.

Ia mencontohkan, tahun ini biaya masuk kuliah di universitas negeri di Indonesia sekitar Rp65 juta, sedangkan swasta Rp147 juta, sedangkan di Melbourne (Australia) sekitar Rp1,16 miliar.

Dalam 18 tahun ke depan, biaya itu akan melonjak tinggi. Jika dihitung dengan rata-rata pertumbuhan seperti saat ini, maka pada 2035, biaya masuk universitas negeri di Indonesia sekitar Rp804 juta, sedangkan swasta di Indonesia bisa mencapai Rp1,8 miliar.

"Para orangtua butuh perencanaan finansial yang tepat. Dengan adanya jaminan biaya pendidikan untuk persiapan kuliah dari Manulife Education Protector, orang tua akan lebih tenang dan percaya diri bahwa anak-anak mereka bisa mendapatkan pendidikan terbaik," ujar dia.


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA