ADB Nilai Pelemahan Rupiah Akibat Spekulan

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 13 Oct 2018 08:47 WIB
rupiah melemahkurs rupiahadbIMF-World Bank
ADB Nilai Pelemahan Rupiah Akibat Spekulan
Presiden ADB Takehiko Nakao (Foto: Asian Development Bank)

Nusa Dua: Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) mengungkapkan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mampu meminimalisir pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu dinilai ADB karena kondisi makroekonomi Indonesia berada pada kondisi yang kuat meski menghadapi tekanan global.

Mengutip data Bloomberg, rupiah diperdagangkan melemah tipis ke Rp15.197 per USD setara 38 poin atau 0,25 persen. Sementara mengutip data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.982 per USD, sedangkan melihat data kurs tengah Bank Indonesia, Jisdor, rupiah berada di Rp15.194 per USD.

"Depresiasi baru-baru ini terhadap rupiah adalah karena dorongan spekulasi, akibat posisi makroekonomi Indonesia secara keseluruhan masih kuat," kata Presiden ADB Takehiko Nakao, di sela Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018, di Nusa Dua, Bali, Jumat, 12 Oktover 2018.

Bahkan, Nakao tak segan untuk memuji manajemen makroekonomi Indonesia yang baik. Dirinya menekankan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat sebagaimana ditunjukkan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen dan inflasi yang stabil pada 3,4 persen di 2018.

"Defisit transaksi berjalan sekitar 2,5 persen masih terkelola dan komitmen pemerintah untuk menjaga defisit fiskal pada sekitar dua persen dari PDB patut diapresiasi. Cadangan devisa tetap dijaga pada tingkat yang cukup dan Indonesia mendapatkan peringkat layak investasi di pemerintahan ini," jelas dia.

Sementara itu, Nakao menegaskan, dukungan ADB terhadap Indonesia melalui pinjaman proyek di berbagai sektor termasuk energi, pengembangan keterampilan, irigasi, dan pengembangan kawasan perbatasan, serta pinjaman berbasis kebijakan dengan matriks kebijakan untuk mendukung manajemen sektor publik dan iklim investasi.

Selain pinjaman pada pemerintah, operasi sektor swasta ADB menyediakan pinjaman pada proyek-proyek sektor swasta yang strategis termasuk energi panas bumi. Pada tahun lalu, operasi ADB mencapai USD32,2 miliar, termasuk USD11,9 miliar dalam bentuk pembiayaan bersama.


(ABD)